SINOPSIS Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Hadirkan Horor Spiritual Lebih Intens

SINOPSIS Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Hadirkan Horor Spiritual Lebih Intens

CINEMA XXI

Rumah produksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment resmi mengumumkan proyek film terbaru bertajuk Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film ini merupakan sekuel dari Kuasa Gelap yang sebelumnya sukses meraih 1,4 juta penonton dan populer di Netflix.

Disutradarai oleh Rizal Mantovani, film ini dijadwalkan memulai proses syuting pada April 2026 dan ditargetkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Oktober 2026. Sekuel ini menjanjikan skala cerita yang lebih besar dengan konflik antara praktik eksorsisme Gereja Katolik dan fenomena pesugihan yang kental dalam budaya lokal.

Teror Baru: Ancaman Entitas Purba
Cerita berpusat pada kasus mengerikan di Jawa Timur, dengan fokus pada karakter Romo Rendra yang diperankan oleh Lukman Sardi. Teror dimulai ketika Daniel (Venly Arauna), anak dari pasangan Halim (Ferry Salim) dan Linda (Feby Febiola), mengalami kerasukan oleh entitas purba yang dikaitkan dengan Leviathan—simbol kekacauan.

Konflik berkembang menjadi perjanjian darah yang mengancam banyak nyawa, memaksa para eksorsis menghadapi ujian iman sekaligus trauma masa lalu.

Deretan Pemain dan Sorotan Comeback
Film ini kembali menghadirkan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas, yang kini juga berperan sebagai produser eksekutif. Ia akan beradu peran dengan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra.

Kembalinya Feby Febiola ke layar lebar menjadi salah satu sorotan utama, setelah sebelumnya vakum cukup lama. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Lydia Kandou, Kiki Narendra, dan Sisca Saras.

Horor dengan Pesan Moral Kuat
Produser Eksekutif Andi Budiman menegaskan bahwa film ini tidak hanya menyajikan ketegangan, tetapi juga membawa pesan moral mendalam. Dengan sudut pandang teologi Katolik, film ini mengangkat dampak destruktif dari praktik pesugihan terhadap kehidupan keluarga.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini