Sinopsis Lemah Santet Banyuwangi Yang Dianggap Lukai Citra Daerah
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film Lemah Santet Banyuwangi yang akan tayang dalam waktu dekat mendapat sorotan tajam dari masyarakat, khususnya pelaku seni lokal di Banyuwangi. Salah satu penolakan keras datang dari PC PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) Banyuwangi, yang menilai film ini berpotensi mencoreng nama baik daerah sebagai destinasi wisata dan kota budaya.
Film garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini dianggap mengangkat kembali luka lama masyarakat Banyuwangi melalui penggambaran peristiwa pembantaian dukun santet tahun 1998. Ketua PARFI Banyuwangi, Denny Sun’anudin, menyebut bahwa tragedi tersebut sejatinya adalah bagian dari permainan elit politik, bukan konflik mistik semata. Ia menegaskan bahwa selain dukun, banyak guru ngaji juga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Santet yang dikenal oleh leluhur kami bukan tentang kekerasan, melainkan santet mahabbah—ilmu kasih sayang,” tegasnya dalam pernyataan kepada media.
Garis Besar Cerita
Film Lemah Santet Banyuwangi berangkat dari thread viral yang ditulis oleh akun @JeroPoint di media sosial. Cerita ini mengangkat sisi kelam Banyuwangi dari sudut pandang horor mistis.
Tokoh utama dalam film ini adalah Satrio, seorang anak berusia 11 tahun yang hidup di sebuah padepokan. Ia menjadi saksi kekejaman sekelompok pria bertopeng hitam yang membantai empat gurunya secara brutal. Tak hanya itu, ayah Satrio pun menjadi korban, meninggalkan jejak luka mendalam di benak sang anak.
Film ini membawa penonton menyusuri trauma kolektif masyarakat dan dampaknya terhadap struktur sosial Banyuwangi pasca tragedi tersebut.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Mangku Pocong adalah film horor terbaru yang…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Falcon Pictures secara resmi meluncurkan poster dan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Kelas I Semarang turut…
NYALANUSANTARA, KUNMING- Baru-baru ini, 1,5 ton alpukat segar yang…
Episode keempat musim ketiga Jujutsu Kaisen adalah sebuah…
Di awal abad ke-20, seorang gadis Jepang penuh…
Border 2, sekuel dari film klasik karya J.P.…
Industri film horor Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya lewat…
Film Primate hadir tanpa ambisi berlebihan. Sejak awal,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- PT Kawasaki Motor Indonesia resmi menghadirkan dua…
NYALANUSANTARA, BOGOR- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa PT Ultrajaya…
Komentar