Kementan Perkuat Biosekuriti Usai Pembatasan Impor Unggas oleh Arab Saudi
PANJI PRATAMA PUTRA - 27 Februari 2026 - EkbisNYALANUSANTARA, MATARAM- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memperkuat standar kesehatan hewan dan pengawasan biosekuriti menyusul kebijakan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) yang membatasi impor unggas dari sejumlah negara pemasok, termasuk Indonesia.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa dinamika pembatasan sanitari tersebut dijadikan momentum untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam perdagangan global produk peternakan.
Menurutnya, penguatan sistem kesehatan hewan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar internasional. Pemerintah memastikan biosekuriti, surveilans penyakit, serta penerapan sistem zonasi dan kompartemen dijalankan secara konsisten sebagai standar nasional.
Kementan menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan impor unggas dan telur oleh otoritas Arab Saudi merupakan langkah kehati-hatian yang lazim dalam perdagangan internasional berbasis sanitari. Indonesia sendiri telah masuk dalam daftar pembatasan sementara sejak 2004, seiring merebaknya kasus global Avian influenza atau flu burung pada pertengahan 2000-an.
Agung menyebut kebijakan tersebut bukan hal baru, melainkan bagian dari mekanisme pengelolaan risiko kesehatan hewan yang diperbarui secara berkala sesuai perkembangan penyakit unggas global. Posisi Indonesia dalam daftar pembatasan dinilai sebagai proses teknis perdagangan veteriner yang umum terjadi dan tidak mencerminkan keseluruhan kondisi sistem kesehatan hewan nasional saat ini.
Dampak Ekonomi dan Strategi Ekspor
Dari sisi ekonomi, dampak kebijakan tersebut dinilai relatif terbatas. Ekspor unggas Indonesia ke Arab Saudi masih kecil, sementara pasar domestik tetap menjadi penopang utama produksi. Indonesia sendiri merupakan produsen unggas terbesar di ASEAN dengan populasi sekitar 3,9 miliar ekor, sehingga kapasitas produksi telah melampaui kebutuhan dalam negeri dan membuka peluang ekspor.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Wamenperin: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Lompatan Besar Industrialisasi
Ekbis 8 jam lalu
Kementan Perkuat Biosekuriti Usai Pembatasan Impor Unggas oleh Arab Saudi
Ekbis 9 jam lalu
Kinerja APBN 2026 Ekspansif, Wamenkeu: Realisasi Belanja Negara Capai Rp227 Triliun
Ekbis 3 hari lalu
Juda Agung: Pembiayaan APBN 2026 Terkendali dan Tepat Sasaran
Ekbis 3 hari lalu
APBN di Awal Tahun Terkendali, Menkeu: Pendapatan Negara Tumbuh 9,5%
Ekbis 3 hari lalu
Terkini
Asus Rilis ROG Flow Z13-KJP, ProArt GoPro Edition, dan TUF Gaming A14 (2026)
Tekno 4 menit lalu
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 50MP dan Baterai 5.750mAh
Tekno 6 menit lalu
Karyawan Minimarket Asal Klaten Bawa Pulang BYD Berkat BombasTri
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Tingginya Minat WNA dan Anak Perkawinan Campuran, Kemenkum: Berharganya Kewarganegaraan Indonesia
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Ultah Banjarnegara, Kemenkum Jateng Serahkan Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kemenkum Jateng Jajaki Kerja Sama dengan 3 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Serdik Sespimmen Polri Angkatan 66 Laksanakan FGD dan Studi Lingkungan di Polres Semarang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Seorang Anak di Getasan Semarang Meninggal usai Kendarai Motor Tanpa Lampu hingga Tabrak Pohon
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Polrestabes Semarang Bagikan Takjil Buka Puasa kepada Para Demonstran di Polda Jateng
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Wamenperin: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Lompatan Besar Industrialisasi
Ekbis 8 jam lalu
Kementan Perkuat Biosekuriti Usai Pembatasan Impor Unggas oleh Arab Saudi
Ekbis 9 jam lalu