RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Produksi Durian Indonesia Tembus Rekor dalam Lima Tahun Terakhir, Jawa Timur Terdepan

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam produksi durian selama lima tahun terakhir, dengan Pulau Jawa dan Sumatera sebagai wilayah penyumbang utama. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tren kenaikan produksi ini berlangsung konsisten sejak 2020 hingga 2024.

Kinerja Produksi 2020–2024

Pada 2020, produksi durian nasional tercatat sebesar 11,33 juta kuintal, dengan Jawa Timur (2,75 juta kuintal) sebagai penyumbang terbesar. Posisi berikutnya diisi oleh Jawa Tengah (1,38 juta kuintal) dan Sumatera Barat (1,31 juta kuintal). Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan juga menunjukkan kontribusi yang besar, masing-masing sekitar 746 ribu dan 739 ribu kuintal.

Tahun 2021 mencatat peningkatan produksi menjadi 13,53 juta kuintal. Jawa Timur tetap dominan dengan 2,75 juta kuintal, disusul Sumatera Barat (1,70 juta kuintal) dan Jawa Tengah (1,59 juta kuintal). Provinsi lain seperti Sumatera Utara dan Jawa Barat juga memperkuat posisinya dengan produksi yang meningkat.

Pada 2022, total produksi durian mencapai 15,82 juta kuintal. Jawa Timur mengalami lonjakan drastis menjadi 4,19 juta kuintal, Sumatera Barat menyusul dengan 2,19 juta kuintal, dan Jawa Tengah di angka 1,82 juta kuintal.

Tahun 2023, dominasi Pulau Jawa semakin nyata. Dari total produksi nasional 18,52 juta kuintal, Jawa Timur memimpin dengan 4,88 juta kuintal, diikuti Jawa Tengah (1,98 juta kuintal) dan Jawa Barat (1,59 juta kuintal). Sementara itu, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan tetap menjadi daerah pendukung penting, dengan produksi masing-masing 1,37 juta kuintal dan 889 ribu kuintal.

Tahun 2024 menjadi pencapaian tertinggi dalam periode lima tahun terakhir, dengan produksi nasional tembus 19,61 juta kuintal. Jawa Timur mencatat rekor baru sebanyak 5,81 juta kuintal, diikuti Jawa Tengah (1,93 juta kuintal) dan Jawa Barat (1,26 juta kuintal). Provinsi seperti Sulawesi Selatan (1,08 juta kuintal), Sumatera Utara (890 ribu kuintal), dan Sumatera Barat (844 ribu kuintal) juga terus memberikan kontribusi yang signifikan.

Pusat Produksi Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Selama lima tahun terakhir, Jawa Timur tampil sebagai provinsi dengan produksi durian tertinggi secara konsisten. Disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Barat, ketiganya membentuk poros produksi utama di Pulau Jawa. Namun demikian, daerah seperti Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat tetap berperan sebagai penyangga penting di luar Jawa.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu

Komentar

Baca Juga

Terkini