RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

DPRD Kota Semarang Soroti Penghuni yang Gunakan Rusunawa hingga Turun Temurun

Selama ini, lanjut Agus, pemerintah kota Semarang sudah memberikan bantuan perbaikan rumah program Rumah Layak Huni sampai Rp 20 juta.

"Kalau bantuan itu dibelikan tanah, dan swasta yang membangun. Baru, kemudian angsuran dicicil masyarakat berpenghasilan rendah, agar bisa tinggal tidak jauh dari tempat kerjanya,"paparnya. Namun, pemerintah kota Semarang harus menyiapkan aturan sebagai payung hukum dan diperdakan. Sehingga kalau hak milik ada rasa untuk merawat bangunan. Selama ini kerusakan rusun masih menjadi tanggungjawab pemerintah kota Semarang, dan sekaligus untuk mendorong penyediaan rumah bagi buruh dengan harga terjangkau,"pungkas Agus.

Sebelumnya, Pemerintah kota Semarang di tahun 2026 ini telah mengusulkan ke pemerintah pusat pembangunan dua rusunawa baru yaitu di Tambaklorok dan Tugu. Adapun tahapan pembangunan rusunawa yang dimulai dengan penyiapan lahan dan pembuatan Detail Engineering Design (DED) serta perizinan analisis dampak lingkungan (Amdal) pada tahun 2025, untuk di kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu.

Sedangkan pembangunan Rusunawa ini nantinya akan dibiayai oleh Pemerintah Pusat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Direncanakan, rusunawa di Tugu memiliki luasan lahan 5.600 meter persegi yang terdiri dari 48 unit, satu blok.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini