RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Tiga Guru Besar Undip Purna Tugas; Paparkan tentang AI dan Etika, Bahaya Sitting Desease dan Masa depan Urban Farming

Menutup sambutannya Prof. Suharnomo menyatakan bahwa Purna Adi Cendekia bukanlah akhir, melainkan tonggak sejarah pengabdian. Ilmu dan pengaruh para Guru Besar akan terus menjadi cahaya bagi perjalanan UNDIP yang bermartabat dan bermanfaat.

“UNDIP berdiri tegak karena fondasi yang dibangun oleh para akademisi senior. Karya dan teladan Bapak-Ibu adalah warisan yang tak ternilai. Atas nama universitas, saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya,” pungkasnya.

Orasi Ilmiah Tiga Guru Besar Purna Tugas

Prof. Dr. Drs. Iriyanto Widisuseno, M.Hum. dengan kepakaran Filsafat Ilmu menyoroti kecerdasan buatan (AI) dan masa depan kemanusiaan.

“AI memang mampu mengolah data dengan kecepatan luar biasa dan akurasi, tetapi ia tak bisa menggantikan empati, kreativitas, , intuisi, dan kebijaksanaan manusia. Menurutnya, AI bukanlah ancaman, melainkan mitra yang dapat memperkaya cara kita bekerja, belajar, dan berinteraksi,” paparnya.

Prof. Iriyanto menegaskan pentingnya memandang masa depan sebagai kolaborasi, bukan persaingan, antara manusia dan teknologi.

“Perguruan tinggi harus hadir sebagai motor penggerak dengan menyiapkan generasi yang terampil, beretika, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi. Dengan begitu, AI benar-benar dapat  digunakan untuk kebaikan bersama dan mendukung masa depan kemanusiaan yang cerdas dan bermartabat,” katanya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini