Tiga Guru Besar Undip Purna Tugas; Paparkan tentang AI dan Etika, Bahaya Sitting Desease dan Masa depan Urban Farming
Dani - 27 Agustus 2025 - RegionalLebih lanjut Prof. Dr. dr. Hardhono Susanto, PAK., sebagai pakar anatomi kedokteran, mengingatkan tentang ancaman gaya hidup modern yang dikenal dengan istilah sitting disease. Ia menyoroti bagaimana kebiasaan duduk terlalu lama dan minim aktivitas fisik telah menjadi “pandemi senyap” yang memicu berbagai penyakit kronis, mulai dari diabetes, obesitas, hingga gangguan kardiovaskular. Menurutnya, kesehatan sejati bukan hanya warisan genetik, tetapi hasil dari disiplin bergerak dan menjaga pola hidup sehari-hari.
Prof. Dr. dr. Hardhono menegaskan bahwa “movement is medicine” di mana gerak adalah obat. Ia mendorong masyarakat, terutama generasi muda dan kalangan profesional, untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas, mulai dari langkah sederhana seperti berjalan singkat setiap 20 menit, memilih tangga ketimbang lift, hingga mengintegrasikan olahraga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan purna tugasnya, ia menitipkan pesan agar gaya hidup sehat tidak berhenti menjadi slogan, melainkan dipraktikkan sebagai fondasi kebahagiaan dan keberlangsungan hidup yang lebih bermakna
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Endang Dwi Purbayanti, M.S. mengangkat tema urban farming sebagai solusi keberlanjutan pangan perkotaan.
“Urban farming bukan sekadar bercocok tanam di kota, tetapi strategi menjaga kualitas hidup, menyediakan pangan sehat, dan menciptakan ruang hijau dan membuka peluang wirausaha baru. Di tengah keterbatasan lahan, inovasi seperti vertikultur, hidroponik, dan aquaponik menjadi kunci,” jelasnya.
Prof. Endang dengan keahliannya di bidang Ilmu Agronomi (Produksi Tanaman) menjelaskan bahwa manfaat urban farming melampaui aspek pangan di mana memberi lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat hingga memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus merevitalisasi lingkungan. Inilah bukti bahwa ilmu pertanian bisa menjawab tantangan peradaban modern. Dengan semangat itu, ia menutup paparannya bahwa bertani di perkotaan bukan sekadar tren, melainkan langkah nyata menuju kehidupan kota yang lebih sehat, produktif, dan bermartabat
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Holy
Komentar
Baca Juga
Lapas Semarang Resmikan Santri Teladan dan Hadroh Albadas
Ragam Nusantara 38 menit lalu
By U Sukses Gelar KOREA RAJA Vol 2
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Pleton Siaga Bhayangkara Polres Purbalingga Terus Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Sangkanayu
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Polres Purbalingga Kerahkan Seluruh Mobil Dinas Polsek untuk Salurkan Air Bersih ke Lokasi Bencana
Ragam Nusantara 4 jam lalu
DPRD Kota Semarang Soroti Penghuni yang Gunakan Rusunawa hingga Turun Temurun
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Terkini
Lapas Semarang Resmikan Santri Teladan dan Hadroh Albadas
Ragam Nusantara 38 menit lalu
By U Sukses Gelar KOREA RAJA Vol 2
Ragam Nusantara 1 jam lalu
1.262 Mahasiswa UPGRIS Siap Mengabdi untuk Mengikuti Program Magang Kependidikan
Ilmu 2 jam lalu
Pleton Siaga Bhayangkara Polres Purbalingga Terus Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Desa Sangkanayu
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Polres Purbalingga Kerahkan Seluruh Mobil Dinas Polsek untuk Salurkan Air Bersih ke Lokasi Bencana
Ragam Nusantara 4 jam lalu
DPRD Kota Semarang Soroti Penghuni yang Gunakan Rusunawa hingga Turun Temurun
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kunjungi Pusat UMKM Dukungwaringin, Nawal Yasin Borong Kopi Khas Muria Kudus
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Fantagio Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Pajak Cha Eun Woo, Minta Publik Hentikan Spekulasi
Lifestyle 10 jam lalu
REVIEW YOUNG MOTHERS, Kelembutan sebagai Perlawanan: Kembalinya Dardenne Bersaudara ke Puncak Realisme Sosial
Sinema 10 jam lalu
Xiaomi Luncurkan Tiga Produk AIoT Terbaru untuk Dukung Rumah Pintar Modern
Lifestyle 11 jam lalu
Tinjau Peternakan Ayam di Kudus, Nawal Yasin Dukung Program Penguatan Ketahanan Pangan
Ragam Nusantara 11 jam lalu