Tekan Deviasi Harga, Gubernur Jateng Ingin Pemerataan Suplai Pangan Antardaerah

Tekan Deviasi Harga, Gubernur Jateng Ingin Pemerataan Suplai Pangan Antardaerah

"Kita harus bisa, selama ini kan itu jadi kendalanya," kata dia.

Terkhusus adanya gejolak kenaikan harga untuk sejumlah komoditas saat ini, kata Luthfi, ada sejumlah faktor yang memengaruhi. Di antaranya bertambah konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pada pekan ketiga Maret 2025, harga cabai rawit merah di Provinsi Jawa Tengah tembus Rp 85 ribu.

"Harga bapokting kalau lihat HAP, tidak terlalu naik signifikan, kecuali cabai rawit merah keriting (capai) Rp 85 ribu," kata dia.

Faktor harga naik, usai curah hujan tinggi dan hama patek. Di mana tak hanya berdampak pada harga di Jateng, melainkan juga kenaikan harga secara nasional.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, hama patek di sejumlah daerah dan curah hujan tinggi berdampak pada kuantitas dan kualitas hasil panen. Secara nasional, curah hujan tinggi, terjadi di Jateng, Sulawasi Selatan, dan Papua Tengah.

"Posisi Jateng saat ini, Indeks Perkembangan Harga (IPH) 2,23 persen. Pemicunya cabai rawit, bawang merah, telur ayam ras," kata dia.


Editor: Holy

Komentar

Terkini