UGM Dampingi UNP Dirikan Progdi Kedokteran Gigi

UGM Dampingi UNP Dirikan Progdi Kedokteran Gigi

NYALANUSANTARA, Yogyakarta- Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Fakultas Kedokteran Gigi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) pada Selasa, 6 Januari 2026. Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pendampingan pendirian Program Studi Kedokteran Gigi di UNP, sebagai upaya untuk memperkuat pendidikan tenaga kesehatan, khususnya dokter gigi, yang semakin dibutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, MMedEd, SpOG(K), PhD, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab UGM sebagai perguruan tinggi nasional yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan kedokteran. Sebagai institusi pendidikan kedokteran gigi pertama di Indonesia, Fakultas Kedokteran Gigi UGM membawa pengalaman berharga dalam proses pembinaan Program Studi Kedokteran Gigi di UNP.

“Mendirikan fakultas kedokteran gigi adalah tantangan besar, sehingga pendampingan harus dilakukan dengan serius untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga,” tegas Prof. Ova. 

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan dokter gigi yang tidak hanya berfokus pada kompetensi teknis, tetapi juga pada pengembangan empati sosial untuk memenuhi kebutuhan kesehatan publik.

Rektor UGM tersebut menambahkan bahwa kerja sama ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan sebuah proses jangka panjang yang melibatkan berbagai aktivitas akademik. Pendampingan akan mencakup penguatan kurikulum, pengembangan sumber daya manusia, riset, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Program Studi Kedokteran Gigi di UNP dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor UNP, Dr. Ir. Krismadinata, ST, MT, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan UGM untuk mendampingi pendirian Program Studi Kedokteran Gigi di UNP. Ia menyebutkan bahwa kerja sama ini sangat strategis untuk memperkuat kontribusi UNP dalam pengembangan pendidikan kesehatan di Indonesia.

“Kebutuhan dokter gigi di Indonesia masih sangat besar, sehingga pendirian program studi ini sangat relevan. Kami memilih UGM karena reputasinya yang telah terbukti dalam membangun pendidikan kedokteran yang berkualitas dan memiliki kepedulian sosial,” ujar Krismadinata.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini