Peneliti UNAIR Temukan Senyawa Penghambat Sel Kanker
Muhammad Ikhlas Abdjan, mahasiswa doktoral Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR)
Ikhlas mengaku bahwa penelitian tersebut berfokus pada sirtuin-1 lantaran kebanyakan hampir seluruh jenis kanker terdapat aktivitas dari enzim tersebut.
“Penelitian ini berfokus pada sirtuin-1. Sebab, enzim ini merupakan major dan aktivitasnya dapat terlihat pada kebanyakan jenis kanker seperti serviks, kanker payudara, prostat dan lain sebagainya. Sirtuin-1 akan membantu meregulasi sel kanker sehingga akan terus bertumbuh dan tidak terkontrol,” tuturnya.
Ikhlas juga menambahkan, bahwa sebelumnya ia melakukan uji coba simulasi perhitungan di laboratorium. Dari beberapa senyawa enzim yang diujikan menggunakan metode perhitungan komputasi pada level molekuler, Diptoindonesin A punya efek penghambatan yang baik terhadap sirtuin-1.
Mekanisme dan Metode Penelitian Ikhlas menuturkan bahwa penelitian itu menggunakan kajian komputasi. Kajian tersebut mencakup metode Pharmacokinetic, DFT modeling, molecular docking, dan molecular dynamics simulation.
Studi farmakokinetika guna memprediksi kriteria kandidat obat dari kedua senyawa, yaitu diptoindonesin A dan viniferin. Hal itu juga digunakan untuk memprediksi ADMET (absorbsi, distribusi, metabolisme, excretion, toxicity).
Berdasar ADMET, Diptoindonesin A bisa terabsorbsi ke dalam usus halus. Dan, berdasar distribusi BBB permeability tidak mempengaruhi langsung sel otak.
Senyawa tersebut juga tidak mempengaruhi sistem metabolisme tubuh DFT Modeling digunakan untuk menggambarkan properties dari senyawa pada tingkat molekuler sampai atomistik. Tujuannya adalah apakah molekul ini stabil, ataukah bersifat reaktif. Dari seluruh perhitungan properties Diptoindonesin A dan viniferin stabil.
Dalam penggambaran itu, struktur antara Diptoindonesin A dan viniferin sama. Namun, yang menjadi pembeda adalah adalah adanya unit glukosa pada struktur molekul Diptoindonesin A.
“Meski strukturnya sama, kandungan glukosa dalam Diptoindonesin A yang mempengaruhi aktivitas enzim sirtuin-1. Diptoindonesin A nanti akan berinteraksi dengan 21 residu asam amino pada enzim sirtuin-1 yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker,” tutur Ikhlas.
Molecular docking merupakan metode untuk mempelajari interaksi obat dan enzim pada tingkat molekuler. Docking digunakan untuk mencari koordinat awal dan simulasi dinamika molekuler mengevaluasi secara komprehensif keseluruhan stabilisasi ikatan dan interaksi molekuler obat.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Surabaya - Dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Industri film Indonesia terus mengalami…
NYALANUSANTARA, Surabaya - Pasca-banjir lahar dingin Semeru yang…
Terkini
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB Universitas Airlangga,…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ford RMA Indonesia meresmikan Ford Experience…
Film The Mummy garapan Lee Cronin hadir dengan…
Film Ustaad Bhagat Singh yang dibintangi Pawan Kalyan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Karnaval Paskah Kota Semarang 2026…
Film Bhooth Bangla menghadirkan kisah Arjun yang diperankan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Artotel Group, melalui pilar Food…
NYALANUSANTARA, JEPARA- Setelah merilis Honor Power 2 dengan baterai…
NYALANUSANTARA, Jakarta - KAI Services meresmikan Laboratorium Quality…
NYALANUSANTARA, DEMAK- Penerus Xiaomi 17 Pro mulai mencuri perhatian…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran…
Komentar