Warga Semarang Blokir Jalan Perumahan, Ancam Ketua RT dan Tantang Satpol PP
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Seorang pria bernama Ari, warga Perumahan Sinar Waluyo, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, kembali membuat ulah setelah memblokir akses Jalan Sinar Mas VII di dekat rumahnya. Aksi nekat tersebut memicu keresahan warga karena bukan kali pertama Ari berperilaku mengganggu lingkungan sekitar.
Ketua RW 2 Kedungmundu, Herudianto, menjelaskan bahwa Ari kerap dilaporkan warga karena tindakan yang meresahkan. Salah satunya, Ari pernah membawa tumpukan sampah ke kawasan perumahan hingga menimbulkan bau tak sedap. Saat ditegur, Ari justru mengancam dan menarik kerah baju Heru sambil berkata, “Jangan macam-macam di sini, nanti saya bunuh kamu kalau ganggu kerjaan saya.”
Selain itu, Ari juga pernah melakukan aktivitas pembangunan rumah di malam hari, menimbulkan suara bising hingga larut malam. Setelah warga menegur, para pekerja memang sempat berhenti, namun Heru mengaku sempat dikejar Ari dan tukangnya dengan senjata tajam.
Meski sudah beberapa kali diperingatkan, Ari tetap bersikeras. Satpol PP Kota Semarang bahkan telah membongkar pagar seng yang ia dirikan untuk menutup jalan pada Senin (6/10) pagi. Namun, bukannya jera, Ari justru membangun pagar baru di lokasi yang sama dan menambah penghalang di sisi jalan lainnya.
Dalam dialog dengan petugas, Ari berdalih bahwa penutupan jalan dilakukan demi “kemaslahatan umum” karena banyak motor ngebut di depan rumahnya saat malam hari. Ia bahkan menantang Satpol PP untuk membawanya ke pengadilan, menyatakan siap “perang di meja hijau” jika terbukti melanggar hukum.
Sementara itu, Ketua RT 12 RW 1, Abdul Bais, menyebut warga kini merasa takut dan terintimidasi oleh ulah Ari. Ia berharap masalah ini segera ditangani pihak berwenang agar tidak menimbulkan konflik lebih besar.
“Kalau ini tidak segera diselesaikan, warga bisa bertindak menutup semua akses jalan di sekitar rumah Ari,” ujar Abdul.
Kasus ini kini menunggu tindak lanjut dari aparat terkait, sementara warga berharap ketegasan pemerintah dapat mengakhiri keresahan yang telah berlangsung cukup lama.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Batang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…
NYALANUSANTARA, Demak - Dalam momen penting peringatan Hari…
Terkini
NYALAUSANTARA, SURABAYA- Center for Environmental, Social, and Governance Studies…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Airlangga Education Expo (AEE) 2026 kembali menghadirkan…
NYALANUSANTARA, BANDUNG- Pria memegang peran penting dalam upaya pencegahan…
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Pernikahan Nupur Sanon dengan musisi Stebin Ben…
NYALANUSANTARA, Agam- Rumah-rumah berdinding papan warna krem, dengan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film Patriot yang dibintangi aktor legendaris Mammootty…
NYALANUSANTARA, Tapanuli- Sekolah-sekolah terdampak bencana di Tapanuli Tengah…
Hantu dalam horor Indonesia kian sering kehilangan daya…
NYALANUSANTARA, Pemalang– Pemerintah provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Kabar menggembirakan datang bagi penggemar film horor dan…
NYALANUSANTARA, Salatiga– Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka…
Komentar