Tiga Tahun Terputus, Jembatan Weton Kulon di Kebumen Kini Kembali Berfungsi

Tiga Tahun Terputus, Jembatan Weton Kulon di Kebumen Kini Kembali Berfungsi

Bupati Lilis juga menegaskan komitmen Pemkab Kebumen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan bencana. Ia mengajukan usulan pembangunan tiga jembatan lain yang juga rusak akibat bencana, yaitu Jembatan Cacaban, Kalongbali, dan Sirnoboyo.

“Kami berharap sinergi antara BNPB dan Pemerintah Kabupaten Kebumen terus berlanjut untuk memperkuat infrastruktur kebencanaan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan kesiapan lembaganya mendukung usulan tambahan tersebut. “Saya membawa pejabat utama BNPB. Silakan segera koordinasikan tiga jembatan yang diusulkan agar bisa diajukan melalui dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Suharyanto.

BNPB, kata dia, akan menugaskan tim untuk membantu proses penyusunan rencana teknis dan RAB (Rencana Anggaran Biaya) agar pengajuan dapat segera ditelaah dan diteruskan ke pemerintah pusat. “Dari sisi kami, BNPB siap dan membuka diri,” tegasnya.

Masyarakat sekitar menyambut peresmian jembatan dengan penuh rasa syukur. Selama tiga tahun terakhir, warga terpaksa menggunakan jembatan bambu darurat yang kerap rusak diterjang banjir dan harus memutar sejauh lima kilometer untuk menyeberang.

Acara peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan cenderamata, serta penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Kepala BNPB dan Bupati Kebumen.

Jembatan Weton Kulon yang pertama kali beroperasi pada 2010 memiliki arti penting bagi warga karena menjadi jalur utama transportasi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi antarwilayah. Dengan jembatan baru yang lebih kuat dan lebar, diharapkan perputaran ekonomi warga dapat kembali normal dan lebih lancar.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini