Bupati Endah Beri Apresiasi RSI Gunungkidul di Perayaan HUT ke-3 nya

Bupati Endah Beri Apresiasi RSI Gunungkidul di Perayaan HUT ke-3 nya

NYALANUSANTARA, Gunungkidul- Rumah Sakit Islam (RSI) Gunungkidul baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ketiga dengan mengusung tema transformasi dari masa "batita" menuju "balita". Perayaan ini menjadi momen refleksi penting bagi rumah sakit dalam mengapresiasi capaian luar biasa, termasuk lonjakan jumlah pasien dan penambahan fasilitas yang semakin memperkuat komitmennya dalam melayani masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

Pada peringatan hari jadinya, RSI Gunungkidul menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat, di antaranya pelatihan untuk driver ambulans, khitanan massal yang dilakukan dua kali, serta berbagai seminar dan talk show kesehatan. Tak hanya itu, rumah sakit juga memperhatikan aspek kebugaran dan hiburan keluarga dengan diadakannya senam ibu hamil, senam massal, lomba anak-anak, serta wahana istana balon gratis bagi pengunjung. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak awal November 2023 dan puncaknya dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, yang bertempat di Halaman Parkir RSI Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Direktur RSI Gunungkidul, dr. Wiwik Lestari, mengungkapkan bahwa sejak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, jumlah pasien rumah sakit mengalami lonjakan yang sangat pesat, bahkan mencatatkan peningkatan lebih dari 900%. "Saat ini, RSI Gunungkidul tercatat sebagai rumah sakit kelas D dengan jumlah pasien terbanyak di wilayah ini," ujarnya.

Komisaris Utama RSI Gunungkidul, Dr. dr. Sagiran, SpB, juga menyatakan bahwa perkembangan RSI Gunungkidul dapat dikategorikan sebagai pertumbuhan yang "abnormal" atau "longgor", di mana laju pertumbuhannya melampaui kurva normal manajemen rumah sakit pada umumnya. "Untuk mendukung pertumbuhan ini, kami telah menambah 46 tempat tidur baru guna meningkatkan kapasitas rawat inap bagi masyarakat," tambah Sagiran.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang hadir bersama mantan Bupati Hj. Badingah, mengungkapkan apresiasinya atas kontribusi besar RSI dalam menyukseskan program prioritas "Warga Sehat". "Kehadiran RSI sangat membantu mengurangi beban antrean pasien, terutama untuk layanan mendesak seperti Hemodialisa (HD), yang daftar tunggunya masih mencapai lebih dari 80 orang," kata Bupati.

Ke depan, RSI Gunungkidul menetapkan tagline "Melesat Kilat" untuk tahun 2026. Pihak manajemen berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan canggih dan alat medis modern, serta menerapkan standar profesi tertinggi. Dengan upaya ini, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan medis yang berkualitas.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini