Sukses Kelola SDM, Pemkot Semarang Raih Penghargaan Penerapan Manajemen Talenta
NYALANUSANTARA, Semarang – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang berhasil meraih Penghargaan Penerapan Manajemen Talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia dalam acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (8/1). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dari Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakhrulloh, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Pemerintah Kota Semarang meneguhkan langkah strategis dalam pembangunan birokrasi melalui keikutsertaan dalam kegiatan Komitmen Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta bagi para Pejabat Pembina Kepegawaian di Jawa Tengah. Komitmen ini menjadi penanda penting bahwa pengelolaan aparatur tidak lagi semata berbasis administrasi, tetapi berorientasi pada kualitas, integritas, dan keberlanjutan kepemimpinan.
Agustina menegaskan bahwa masa depan kota tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Menurutnya, manajemen talenta merupakan ikhtiar strategis untuk memastikan setiap aparatur ditempatkan sesuai kompetensi, kinerja, dan potensi terbaiknya.
“Kota yang besar membutuhkan birokrasi yang unggul. Manajemen talenta adalah cara kita menata manusia di balik sistem, agar setiap keputusan lahir dari kapasitas, bukan sekadar posisi,” tegas Wali Kota.
Terkait penghargaan dari BKN yang diterima, Agustina menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar capaian tersebut menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik. Dirinya menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah untuk terus berbenah.
“Penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa syukur, sekaligus sebagai pengingat bahwa masih banyak yang harus kita tingkatkan. Harapan kami, ke depan tata kelola SDM di Pemkot Semarang semakin kuat, semakin adil, dan benar-benar menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi bagian penting dari transformasi birokrasi menuju sistem yang lebih objektif, transparan, dan berkeadilan. Melalui pendekatan ini, proses pengembangan karier ASN tidak lagi berjalan secara konvensional, melainkan berbasis pemetaan kompetensi, rekam kinerja, serta kesiapan kepemimpinan.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada…
Film Uang Passolo hadir sebagai drama komedi yang…
NYALANUSANTARA, Banjarbaru— Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah…
James DeMonaco kembali ke genre horor lewat film…
NYALANUSANTARA, Semarang – Polda Jateng melaksanakan upacara serah…
Film drama keluarga Titip Bunda di Surga-Mu siap…
NYALANUSANTARA, Kudus - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan…
Film thriller psikologis Lift siap menghantui penonton bioskop…
NYALANUSANTARA, Semarang– PT PLN Indonesia Power UBP Semarang…
Studio A24 kembali menegaskan ciri khasnya dalam menghadirkan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng…
Komentar