Puluhan Bencana Terjadi di Jateng Selama Januari, Sumarno Imbau Masyarakat Waspada

Puluhan Bencana Terjadi di Jateng Selama Januari, Sumarno Imbau Masyarakat Waspada

Meski fokus saat ini adalah penyelamatan dan bantuan darurat, Sumarno menyatakan bahwa rencana rehabilitasi sudah disiapkan, sambil menunggu cuaca benar-benar stabil.

"Setelah situasi kedaruratan ini teratasi dan genangan benar-benar hilang, kami akan segera masuk ke tahap penanganan pascabencana untuk perbaikan infrastruktur yang rusak," tambahnya.

Pun demikian, Sumarno mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan aktif melaporkan kondisi darurat, melalui kanal pengaduan cepat agar tim reaksi cepat dapat segera meluncur ke lokasi. 

Beberapa kanal yang dapat dikontak adalah 112, WhatsApp Pusdalops 08813809409, dan  Dinas Sosial Jateng (024) 8454962.

Sementara itu, berdasarkan perkiraaan Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani – Semarang pada  02 Februari 2026 Pkl. 14.15 WIB, potensi hujan sedang hingga lebat masih yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi di sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga 9 Februari 2026. 

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, namun tetap tenang akan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor, dengan menjauhi bantaran sungai serta menghindari aktivitas di lereng rawan longsor.

Selain itu, masyarakat diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang, serta menghindari tempat-tempat terbuka, pohon besar, baliho, atau tiang listrik yang berpotensi roboh.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini