Dua Mahasiswa Indonesia Ini Jajal Perjalanan Kereta Cepat Saat Puncak Festival Musim Semi di China

Dua Mahasiswa Indonesia Ini Jajal Perjalanan Kereta Cepat Saat Puncak Festival Musim Semi di China

Foto: Xinhua

NYALANUSANTARA, Jakarta- Hari Kamis, 5 Februari 2026, menandai hari keempat puncak perjalanan liburan Festival Musim Semi 2026 di China. Ruang tunggu Stasiun Kereta Taiyuannan di Provinsi Shanxi, China utara, sudah ramai dengan penumpang.

Di tengah keramaian, Jessica Eka Setio dan Florenzia Steffany Darmawan dari Indonesia tampak sangat bersemangat dengan rasa ingin tahu mereka. Sebagai mahasiswa internasional di Universitas Shanxi, ini pertama kalinya mereka ikut merasakan "chunyun", atau arus perjalanan tahunan terbesar di dunia.

"Saya mendengar jaringan kereta di China diperkirakan akan menangani 540 juta perjalanan penumpang selama musim liburan Festival Musim Semi tahun ini. Saya tidak bisa membayangkan angka sebesar itu," kata Setio.

Karena tidak familiar dengan prosedur boarding, kedua mahasiswa tersebut mendatangi meja layanan untuk meminta bantuan. Petugas penumpang Zhang Xiaolin dengan sabar menjelaskan dari peron mana kedua mahasiswa itu harus naik kereta dan menunjukkan lokasi toilet dan area bersantap.

"Para staf sangat ramah dan sabar dalam menjawab pertanyaan kami. Hal itu membuat lingkungan yang asing ini terasa jauh lebih hangat," komentar Setio.

Menurut Petugas Zhang, selama periode arus perjalanan Festival Musim Semi, stasiun tersebut telah lebih mengoptimalkan fungsi loket layanan terpadunya. Selain penanganan pertanyaan dan pengaduan, layanan seperti perangkat penerjemahan bahasa asing, kode respons cepat (QR) untuk pengecekan sisa tiket, serta layanan pengembalian dan penukaran tiket telah ditambahkan.

Area layanan mandiri penumpang kini mengintegrasikan fasilitas termasuk layanan perjalanan ringan, penyimpanan bagasi sementara, dan pojok baca. Sebanyak 176 antarmuka pengisian daya gratis telah dipasang di 11 lokasi di dua stasiun, meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi para pelancong.


Editor: Redaksi
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini