TVRI dan Pemerintah Guangxi China Jalin Kerja Sama Penerapan AI di Industri Penyiaran

TVRI dan Pemerintah Guangxi China Jalin Kerja Sama Penerapan AI di Industri Penyiaran

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Indonesia dan China terus memperluas kerja sama penggunaan kecerdasan buatan (artificial Intelligence / AI) di berbagai bidang, salah satunya di industri penyiaran. Penyuaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) belum lama ini menjajaki kerja sama penggunaan AI dengan Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan.

   “TVRI terbuka untuk mewujudkan kerja sama yang lebih luas yang tidak hanya terbatas pada pertukaran berita atau program saja, tetapi juga melalui produksi bersama dalam pembuatan program bersama dengan menggunakan AI,” kata Direktur Utama (Dirut) LPP TVRI, Iman Brotoseno, dalam pertemuan dengan rombongan utusan pemerintah Guangxi di Jakarta pekan lalu.

   Potensi kerja yang sama dengan China ini dinilai menjadi peluang untuk menghadirkan program yang berkualitas dan relevan bagi masyarakat di dua negara itu. Menurutnya, kolaborasi ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui pembuatan program pariwisata atau dokumenter bersama mengingat cukup banyak wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia.

   Rombongan Guangxi dipimpin oleh Direktur Kantor Informasi Pemerintah Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Li Pan. Dia menyebut bentuk kolaborasi ini dapat berupa produksi dokumenter dan film pendek. Harapannya, kerja sama ini akan memperkuat hubungan kedua negara sekaligus memperkenalkan budaya masing-masing kepada masyarakat luas.

   “AI memungkinkan lembaga penyiaran memahami pola tontonan masyarakat tanpa menghilangkan peran manusia sebagai pengambil keputusan utama,” ujarnya pada pertemuan yang digelar pada Rabu (4/2) lalu.

   Li juga berharap kerja sama ini menjadi langkah awal yang mampu menghadirkan tayangan inovatif dan memperkuat peran media sebagai jembatan komunikasi antarnegara di era digital.


Editor: Lulu
Sumber: Xinhua

Terkait

Komentar

Terkini