Pengamat Militer: Kehadiran Indonesia di BoP Penting Agar Israel Tak Memonopoli Narasi
Meski mengakui tantangan berat berdasarkan pengalaman di UNIFIL Lebanon—Israel kerap menghambat posisi perwira TNI—Fahmi menilai skema ISF kali ini memiliki dinamika berbeda. Saat ini, persetujuan Israel sedang ditekan secara kolektif melalui instrumen internasional di BoP.
Kehadiran Indonesia di meja perundingan justru menjadi kunci untuk menggagalkan upaya Israel menggunakan "veto politik" dalam menolak pasukan dari negara Muslim. Tanpa Indonesia, faksi kanan Israel akan lebih mudah mengisolasi Gaza dari pengawasan dunia luar.
"Consent Israel sedang dipaksa hadir melalui tekanan internasional di Board of Peace. Absennya kita di meja perundingan justru mempermudah Israel menggunakan veto politiknya untuk menolak pasukan negara Muslim, persis seperti keinginan faksi kanan mereka," kata Khairul.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta– Menteri Luar Negeri RI periode 1999–2001,…
NYALANUSANTARA, Jakarta— Mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda…
Terkini
NYALAUSANTARA, MILAN- Atlet seluncur indah Amerika Serikat, Alysa Liu,…
NYALANUSANTARA, Karanganyar – Astra Motor Jateng kembali menggelar…
Industri film horor Tanah Air kembali diramaikan dengan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Ramadhan tiba dan umat Islam di dunia…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Dari sorotan panggung Gala Festival Musim Semi…
NYALANUSANTARA, Grobogan – Upaya tim SAR Gabungan mencari…
NYALANUSANTARA, Yogya - Menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026…
NYALANUSANTARA, Semarang- Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT)…
NYALANUSANTARA, Kupang - Kementerian Hukum meresmikan pembentukan Pos…
NYALANUSATARA, Kulon Progo- Kabupaten Kulon Progo semakin mempertegas…
Komentar