Gubernur Jateng: UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Gubernur Jateng: UMKM Sebagai Tulang Punggung Ekonomi Daerah

NYALANUSANTARA, Semarang- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan peran penting sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam perekonomian daerah. Menurut Luthfi, UMKM merupakan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja dan memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas ekonomi Jawa Tengah.

“UMKM ini merupakan urat nadi perekonomian Jawa Tengah. Tugas kita bersama adalah mendorong agar mereka bisa naik kelas,” ujar Luthfi saat membuka Pasar Takjil Ramadan 2026 di Wisma Perdamaian, Semarang, pada Senin, 9 Maret 2026. Acara ini melibatkan pelaku UMKM kuliner serta berbagai organisasi usaha dan komunitas.

Luthfi memaparkan bahwa jumlah UMKM di Jawa Tengah mencapai sekitar 4,2 juta unit usaha, menjadikannya sektor yang sangat strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat. Ia mengingatkan bahwa usaha kecil harus dihargai karena menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga dan berperan dalam menekan angka pengangguran serta mengurangi kemiskinan ekstrem.

“Keberadaan UMKM perlu terus didukung dengan berbagai program agar mereka bisa berkembang dan naik kelas,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa Pasar Takjil Ramadan 2026 merupakan kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah dengan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI). Kegiatan ini memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadi pemacu untuk mempertemukan produsen dengan konsumen. Harapannya, transaksi tidak hanya terjadi selama kegiatan ini, tetapi juga berlanjut setelah Ramadan,” kata Sumarno.

Ketua Umum APJI Pusat, Tashya Megananda Yukki, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat ekosistem usaha kuliner. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini