Safari Ramadan Kemenkum Jateng: Perkuat Kebersamaan, Tingkatkan Keimanan
Menurutnya, menahan diri dari makan dan minum, bahkan dari seteguk air sekalipun, menjadi bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Karena itu, orang yang berpuasa merasakan kebahagiaan tersendiri ketika waktu berbuka tiba.
“Orang yang berpuasa menahan lapar dan haus sepanjang hari, namun ketika mendengar adzan maghrib saja sudah merasa bahagia dan bersyukur,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT tanpa perlu membandingkan dengan orang lain.
“Setiap orang memiliki nikmatnya masing-masing. Tidak perlu melihat nikmat orang lain, tetapi nikmati dan syukuri apa yang Allah berikan kepada kita,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mencontohkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari setiap orang memiliki peran dan kenikmatan yang berbeda. Sebagaimana dalam shalat berjamaah, imam dan makmum memiliki tanggung jawab dan keutamaan masing-masing.
Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran dan keikhlasan dalam bekerja agar rezeki yang diperoleh membawa keberkahan.
“Agar rezeki mendapat berkah dari Allah SWT, maka bekerjalah dengan jujur dan ikhlas,” pungkasnya.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Banyumas - Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Magelang - Pencarian terhadap dua penambang pasir…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk…
NYALANUSANTARA, Semarang - Sebagai bagian dari persiapan Angkutan…
NYALANUSANTARA, Ungaran – Perlindungan kekayaan intelektual (KI) tidak…
NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia…
NYALANUSANTARA, Semarang - Lapas Kelas I Semarang memberikan…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar kegiatan…
NYALANUSANTARA, Semarang - Koperasi Konsumen Republik Indonesia Kanwil…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Perusahaan smartphone asal China, Realme, resmi memperkenalkan…
Komentar