Gubernur Luthfi Pantau Pemenuhan THR di PT Selalu Cinta Indonesia, Pastikan Pemberian Sesuai Ketentuan
NYALANUSANTARA, Salatiga- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan pemantauan langsung terhadap pemenuhan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan-perusahaan di wilayahnya. Salah satu lokasi yang dipantau adalah PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) di Kota Salatiga pada Selasa, 10 Maret 202).
Luthfi menyampaikan bahwa tujuan pemantauan ini adalah untuk memastikan bahwa hak buruh, khususnya terkait pemberian THR, diberikan secara maksimal dan tepat waktu, yaitu H-7 sebelum Lebaran, sesuai dengan surat edaran kementerian. "Saya ingin memastikan bahwa hak buruh dalam hal ini terkait THR diberikan maksimal H-7 lebaran, sesuai surat edaran kementerian," kata Luthfi.
Selain pemantauan langsung, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan posko layanan aduan yang dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah. Posko ini berada di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jateng serta enam wilayah satwaker yaitu Semarang, Surakarta, Pati, Pekalongan, Banyumas, dan Magelang.
Pemprov Jateng terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, termasuk Desk Tenaga Kerja Polda Jateng, untuk memantau pemberian THR dan permasalahan ketenagakerjaan lainnya.
"Sejauh ini belum ada laporan atau aduan terkait pemberian THR dan Bonus Hari Raya (BHR) di Jawa Tengah," ujar Luthfi.
Posko layanan aduan ini juga memudahkan buruh atau masyarakat untuk mengajukan aduan terkait ketenagakerjaan selama 24 jam. "Ini untuk melindungi tenaga kerja kita agar tetap produktif," tambahnya.
Dalam kunjungannya ke PT SCI, Luthfi mengapresiasi manajemen perusahaan yang telah memberikan THR kepada karyawannya pada 5 Maret 2026, lebih awal dari batas waktu yang ditentukan. "Saya mengapresiasi PT SCI karena hak teman-teman buruh telah diberikan. Ini suatu bentuk hubungan industrial yang sehat sekali," kata Luthfi.
Luthfi juga menjelaskan bahwa PT SCI merupakan contoh investasi padat karya yang telah berkembang pesat di Jawa Tengah. Pada tahun 2016, PT SCI hanya mempekerjakan 1.500 tenaga kerja, namun saat ini jumlahnya sudah mencapai 18.000 pekerja. Ia menilai investasi padat karya memiliki peran penting dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian daerah.
Untuk itu, Pemprov Jateng terus berupaya menjaga iklim investasi yang sehat dengan memberikan jaminan kepastian hukum, rasa aman, tenaga kerja kompetitif, lahan yang luas, serta perizinan yang mudah dan cepat.
"Kami dengan para bupati-walikota juga bersepakat untuk menjadi manajer marketing untuk wilayah kita. Saya yakin Jawa Tengah menjadi gudangnya investasi," ujar Luthfi.
Editor: Redaksi
Terkait
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp65,9 triliun dalam…
NYALANUSANTARA, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Terkini
The Social Reckoning (2026) mengangkat thriller investigasi yang…
Film Crawlers (2026) menyuguhkan kisah horor tentang serangan…
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan teror eksorsisme…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- RB Leipzig meraih kemenangan besar dengan menundukkan…
NYALANUSANTARA, LONDON- Manchester United gagal mengamankan tiga poin setelah…
NYALANUSANTARA, MILAN- Inter Milan berhasil merebut posisi teratas klasemen…
NYALANUSANTARA, PARIS- Bek tim nasional Indonesia Calvin Verdonk mendapat…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Bek tim nasional Indonesia Dean James menyumbangkan…
NYALANUSANTARA, LONDON- Aston Villa harus puas berbagi poin dengan…
Semarang - PDAM Tirta Modal Kota Semarang merayakan…
Surakarta – Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen…

Komentar