Gubernur Jateng dan Mendag Pantau Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Lebaran 2026

Gubernur Jateng dan Mendag Pantau Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Lebaran 2026

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan pemantauan pasar dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan kecukupan pasokan bahan pokok.

“Pemantauan ini kami lakukan agar harga tetap terkendali dan pasokan mencukupi, sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang,” ujarnya.

Menurut Budi, pemerintah memantau perkembangan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), yang mencakup sekitar 550 titik pasar di lebih dari 500 kabupaten/kota. Melalui sistem ini, pemerintah dapat melihat pergerakan harga setiap hari dan segera melakukan langkah intervensi bila terjadi kenaikan.

Meski begitu, pengecekan langsung ke pasar tetap dianggap penting untuk memastikan kondisi nyata harga dan ketersediaan barang di lapangan. “Kunjungan langsung juga membantu menjaga stabilitas harga secara psikologis, karena pedagang akan lebih berhati-hati dalam menentukan harga,” jelas Budi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pemerintah daerah terus memantau harga di pasar tradisional agar masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. “Kami akan segera melakukan intervensi jika harga bahan pokok mengalami kenaikan signifikan,” kata Luthfi.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat berbelanja kebutuhan Lebaran dengan aman, harga terjangkau, dan pasokan yang mencukupi.
 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini