90 Persen Lulusan SMK di Jateng Terserap Kerja di Dunia Industri
Hannah Rahmania Putri, siswa SMK NU Banat, menambahkan, selain belajar desain, para siswa juga mengembangkan produk siap pasar seperti card holder, lanyard, dompet, dan sabuk.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah siap membuka akses pasar internasional bagi produk kreatif SMK, termasuk jasa animasi. Melalui jaringan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara, produk Indonesia dapat diperkenalkan ke pasar global.
“Kalau ada produk atau jasa animasi dari SMK, kami bisa mempertemukannya dengan permintaan pasar luar negeri,” ujar Budi.
Dengan dukungan pemerintah dan program vokasi berbasis industri, generasi muda Jawa Tengah diharapkan semakin siap bersaing di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun pasar internasional.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakarta – Sangat berbangga karena SMK Binaan…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Xiaomi Indonesia resmi menghadirkan Mijia Refrigerator…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Bagi banyak traveller Indonesia, Australia identik…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Festival musik jazz terbesar di Indonesia…
NYALANUSANTARA, Demak– Kepungan air pasang (rob) yang rutin…
NYALANUSANTARA, Kudus– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan,…
NYALANUSANTARA, Kudus– Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Gubernur…
Film Korea We, Everyday akhirnya resmi dirilis pada…
NYALANUSANTARA, Sukoharjo– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, KARANGAYAR- Film Korea terbaru Number One resmi tayang…
Komentar