Pengadaan Barang dan Jasa Rawan Korupsi, Sekda Jateng Minta UKPBJ Optimalkan Pencegahan

Pengadaan Barang dan Jasa Rawan Korupsi, Sekda Jateng Minta UKPBJ Optimalkan Pencegahan

NYALANUSANTARA, Boyolali– Proyek pengadaan barang dan jasa dinilai menjadi titik rawan korupsi. Dengan begitu, upaya-upaya pencegahan diminta untuk dioptimalkan. Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) mempunyai peran strategis untuk mencegah korupsi, kolusi, dan berbagai kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa di lembaga/instansi pemerintah.

"Tindak pidana korupsi paling banyak di pengadaan barang dan jasa. Teman-teman di UKPBJ mempunyai peran strategis untuk mencegah tindak pidana korupsi," kata Sumarno di sela rapat koordinasi UKPBJ Provinsi Jateng, di Asrama Haji Donohudan, Selasa (28/11/2023). 

Instansi Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ), menurut Sumarno, berpotensi menjadi pintu terjadinya kolusi, korupsi, dan kecurangan dalam penyediaan barang dan jasa. Sehingga capacity building di APBJ dan strategi-strategi pencegahan penting diterapkan. 

Strategi yang bisa dilakukan diantaranya seperti penggunaan e-katalog, e-purchasing, serta upaya-upaya pengadaan barang dan jasa transparan. "Kalau semua itu tercatat secara elektronik jejaknya tidak hilang. Dan ini adalah upaya-upaya yang harus kita lakukan," katanya.

Sedangkan, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi menjelaskan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tiga sektor rawan terjadi korupsi di lingkungan pemerintah. Peringkat pertama dan paling banyak terungkap kasusnya adalah pengadaan barang dan jasa, kemudian kedua yaitu perizinan, dan ketiga jual beli jabatan. 

"Sehingga bapak dan ibu yang bertugas di APBJ, pesan saya jangan pernah berfikir untuk 'bermain' dalam pengadaan barang dan jasa, karena wilayah ini selalu disorot oleh aparat hukum," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Jateng juga menyerahkan penghargaan kepada 12 pemerintah kabupaten/kota di Jateng atas Capaian Pemenuhan Tingkat Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif). Yakni Batang, Brebes, Kebumen, Pati, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Kota Magelang,  Salatiga, dan Surakarta. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini