Pemkab Blora Teken Kerja Sama dengan TVRI Jateng dan UNDIP, Fokus Membangun SDM dan Infrastruktur

Pemkab Blora Teken Kerja Sama dengan TVRI Jateng dan UNDIP, Fokus Membangun SDM dan Infrastruktur

NYALANUSANTARA, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora resmi melakukan penandatanganan kerja sama dengan Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Tengah dan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dalam program "Variety Show Lincakan Partisipatif" bertema Sesarengan Mbangun Blora.

Acara ini disiarkan langsung melalui YouTube TVRI Jawa Tengah dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu (21/9/2024).

Dalam acara tersebut, Bupati Blora, Dr. Arief Rohman, S.IP., M.Si., memaparkan sejumlah capaian yang diraih selama masa kepemimpinannya yang telah berlangsung selama 3,5 tahun.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora berhasil meningkat dari -4% menjadi +3,5%. Selain itu,

Pemkab Blora telah menganggarkan hampir Rp 1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur, yang terdiri dari dana APBD Kabupaten dan Provinsi, APBN, serta dukungan dari Inpres Jalan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur terus meningkat. Kami juga mendapat dukungan dari Kementerian PUPR untuk pasokan air minum dari Sungai Bengawan Solo melalui proyek SPAM Strategis serta bantuan pembangunan bendungan dan embung,” jelas Bupati Arief.

Bupati Arief menekankan pentingnya infrastruktur dan ketersediaan air bagi masyarakat Blora, mengingat dua hal tersebut menjadi harapan utama warga.

“Harapan semua masyarakat Blora adalah *dalane alus* dan *banyune lancar terus*,” ujarnya.

Wakil Rektor IV UNDIP Semarang, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D., menyambut positif kerja sama ini dan menyampaikan bahwa komitmen UNDIP adalah untuk terus memberikan manfaat bagi Provinsi Jawa Tengah.

Ia juga menyoroti bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbesar kedua di Pulau Jawa.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, UNDIP akan memberikan beasiswa bagi putra daerah Blora yang berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu.

Wijayanto menegaskan bahwa beasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Blora.

Dekan Sekolah Vokasi UNDIP juga menjelaskan bahwa para dosen asal Blora yang berada di UNDIP akan berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa-desa di Blora.

Mereka akan bekerja sama dengan pemerintah dalam bidang pertanian, perairan, serta pengembangan potensi desa.

Selain penandatanganan kerja sama, acara ini juga dimeriahkan dengan kuliner khas Blora seperti serabi dan kopi santen.

Penonton yang hadir mengenakan pakaian adat Samin, menambah kemeriahan acara yang juga disiarkan secara live streaming. Sesi tanya jawab interaktif dengan penonton turut mewarnai suasana acara tersebut.

Dengan sinergi ini, diharapkan Kabupaten Blora dapat terus maju dalam pembangunan infrastruktur serta pengembangan SDM, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini