Datangkan Seniman dari Malaysia, Kolektif Hysteria Gelar 'Hajatan' melalui Screen Printing
Selain metode yang ramah untuk pemula, Sirril juga menjelaskan jika karya-karya Siti cukup berbeda dari seniman dari Indonesia kebanyakan.
"Karya dia RAW gitu, bukan yang bersih gitu, kayak seniman visual biasanya. Terus juga yang diangkat lebih pada hal-hal yang dia temui saat itu. Itu yang bikin menarik," jelas Sirril.
Lebih dekat, Siti Gunong menjelaskan bahwa dirinya sudah 5 tahun mendalami dunia sablon, sebelum akhirnya meniti karier sebagai seniman visual.
"Aku telah menjadi seniman selama 2 tahun. Sebelum ni aku bekerja sebagai anak sablon, selama 5 tahun," ungkap Siti Gunong.
Ia mengatakan bahwa selama menjadi seniman, perempuan asli Sarawak itu sudah seringkali menggelar pemaren di Malaysia.
Meski begitu, agendanya bersama Kolektif Hysteria adalah pengalaman pertamanya berkarya di luar negeri.
"So, untuk aku ini pertama kali aku bikin pameran di luar Malaysia. Dan pertama kali juga aku bikin pameran, yang sebelum pameran itu ada workshop. So, sangat-sangat benar baru untuk aku," aku Siti.
Editor: Holy
Terkini
NYALAUSANTARA, SURABAYA- Center for Environmental, Social, and Governance Studies…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Airlangga Education Expo (AEE) 2026 kembali menghadirkan…
NYALANUSANTARA, BANDUNG- Pria memegang peran penting dalam upaya pencegahan…
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Pernikahan Nupur Sanon dengan musisi Stebin Ben…
NYALANUSANTARA, Agam- Rumah-rumah berdinding papan warna krem, dengan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film Patriot yang dibintangi aktor legendaris Mammootty…
NYALANUSANTARA, Tapanuli- Sekolah-sekolah terdampak bencana di Tapanuli Tengah…
Hantu dalam horor Indonesia kian sering kehilangan daya…
NYALANUSANTARA, Pemalang– Pemerintah provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Kabar menggembirakan datang bagi penggemar film horor dan…
NYALANUSANTARA, Salatiga– Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka…
Komentar