Datangkan Seniman dari Malaysia, Kolektif Hysteria Gelar 'Hajatan' melalui Screen Printing
"Orang yang memang nggak tahu apa yang aku makan. Kalau bisa, makan sekali sehari itu udah cukup," lanjut dia.
Namun pada akhirnya, ia sadar, bahwa makanan menjadi objek yang penting baginya. Sebab makanan bisa menjadi medium seseorang untuk menyampaikan pesan, emosi dan nilai-nilai kehidupan, melalui visual.
"Saya percaya, bahwa ketika ketika kta memasak, kita secara tidak langsung meletakkan perasan kita ke dalamnya," ujarnya.
"Seperti kejujuran, keikhlasan, kemarahan, rasa bersyukur dan lainnya. Namun, tergantung juga kepada siapa itu (makanan) diberikan (pada akhirnya," lanjut perempuan 28 tahun tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan memasak, bisa menjadi bentuk meditasi.
"Sebuah ruang untuk kita merenung dan menyelami diri sendiri," tegas Siti.
Terkait hal itu, dalam proses lokakarya, Siti menemukan sebuah karya yang menurutnya menarik.
Editor: Holy
Terkini
NYALAUSANTARA, SURABAYA- Center for Environmental, Social, and Governance Studies…
NYALANUSANTARA, SURABAYA- Airlangga Education Expo (AEE) 2026 kembali menghadirkan…
NYALANUSANTARA, BANDUNG- Pria memegang peran penting dalam upaya pencegahan…
Talwiinder dan Disha Patani Resmi Umumkan Hubungan, Keluar Bergandengan Tangan di Lollapalooza India
NYALANUSANTARA, MUMBAI- Pernikahan Nupur Sanon dengan musisi Stebin Ben…
NYALANUSANTARA, Agam- Rumah-rumah berdinding papan warna krem, dengan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Film Patriot yang dibintangi aktor legendaris Mammootty…
NYALANUSANTARA, Tapanuli- Sekolah-sekolah terdampak bencana di Tapanuli Tengah…
Hantu dalam horor Indonesia kian sering kehilangan daya…
NYALANUSANTARA, Pemalang– Pemerintah provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
Kabar menggembirakan datang bagi penggemar film horor dan…
NYALANUSANTARA, Salatiga– Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka…
Komentar