Festival Layang-Layang Digelar di Lebanon di Tengah Harapan akan Perdamaian
NYALANUSANTARA, BEIRUT- Sebuah festival layang-layang digelar pada akhir pekan lalu di Desa Zrarieh, Lebanon selatan.
Festival ini telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam segi skala. Acara tahun ini menarik ratusan peserta dari seluruh penjuru negeri. Hampir 2.000 layang-layang diterbangkan, tiga kali lipat dari jumlah tahun sebelumnya.
Festival ini diadakan hanya beberapa hari setelah serangan udara Israel menghantam desa tersebut. Acara ini menjadi sebuah aksi perlawanan dan harapan yang kuat bagi para penduduk.
SOUNDBITE 1 (Bahasa Arab): MIRA MROUEH, Ketua komite penyelenggara festival
"Ini adalah festival layang-layang tahunan yang ketujuh, yang diselenggarakan oleh asosiasi pembangunan Said dan Saada.
Kami bertekad untuk menggelar acara ini sebagai simbol perlawanan untuk Desa Zrarieh setelah semua perang yang kami alami. Kenyataan ini sangat memilukan karena baru sepekan yang lalu kami menyaksikan serangan udara Israel di desa ini, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan sebuah pesan, yakni kami akan tetap tinggal di tanah kami dan melawan. Kami mencari kegembiraan dan akan menerbangkan layang-layang sebagai simbol kebahagiaan kami yang membubung tinggi. Kami ingin pesan kami didengar di mana-mana, bahwa kami ada di sini, bertahan di tanah kami."
Bagi para penyelenggara, pemandangan anak-anak dan keluarga yang memenuhi langit dengan layang-layang mereka menjadi gambaran nyata dari perlawanan dan harapan.
SOUNDBITE 2 (Bahasa Arab): MIRA MROUEH, Ketua komite penyelenggara festival
"Pada festival layang-layang hari ini, anak-anak menerbangkan layang-layang mereka. Mereka bergembira dan lupa akan suara drone Israel yang mengganggu. Kini, suara kebahagiaan memenuhi udara."
SOUNDBITE 3 (Bahasa Arab): ZAHRAA MOUSSA, Peserta
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa kami bertahan di tanah kami, dan kami akan tetap kuat.
Lihat bagaimana anak-anak sedang bermain. Kami kuat, lebih kuat dari sebelumnya.
Anak-anak tidak lagi takut. Kami melawan di tanah kami, kami akan tetap di tanah kami."
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Blora - Lomba layang-layang hias Bupati Blora…
NYALANUSANTARA, Cilacap- Setelah vakum selama empat tahun, Pemerintah…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba Bruno…
NYALANUSANTARA, Bakauheni– Hingga H+6 Lebaran 2026, sekitar 79…
NYALNUSANTARA, Jakarta– PT Pelayaran Nasional Indonesia/ PELNI (Persero)…
NYALANUSANTARA, Bandung- Pemain belakang Persib Bandung Dion Marx…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Israel menewaskan tiga jurnalis dalam serangan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Jens Raven dipastikan masuk skuad Timnas…
NYALANUSANTARA, Kebumen– Semangat silaturahmi Idulfitri 1447 H dipadukan…
NYALANUSANTARA, Jakarta – Pasar murah yang digelar pemerintah…
NYALANUSANTARA, Semarang - Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Masih dalam suasana Lebaran Idulfitri 1447…
NYALANUSANTARA, Semarang – Setelah sukses menggelar kegiatan Mudik…
Komentar