Review Film Jujutsu Kaisen: Shibuya Incident x The Culling Game – Jembatan Epik Menuju Season 3
Jujutsu Kaisen: Shibuya Incident x The Culling Game hadir sebagai film yang menggabungkan dua arc besar dalam cerita, sekaligus menjadi jembatan penting menuju penayangan season 3 pada Januari 2026. Film ini bukan sekadar recap, melainkan pengalaman layar lebar yang intens, kelam, dan sarat ketegangan. Meski begitu, fungsinya lebih sebagai transisi daripada film mandiri yang berdiri kuat.
Cerita dibuka dari tragedi Halloween di Shibuya, saat veil misterius menjebak ribuan warga dan memicu pertarungan besar antara penyihir Jujutsu melawan kekuatan gelap Sukuna dan Kenjaku. Situasi semakin kacau setelah Gojo Satoru tersegel dalam Prison Realm dan dunia Jujutsu terpecah. Petinggi Jujutsu menjatuhkan hukuman mati kepada Yuji Itadori, sementara Yuta Okkotsu ditugaskan sebagai algojo yang harus mengeksekusinya.
Di balik itu, rencana besar Kenjaku mulai bergerak, memicu dimulainya Culling Game, sebuah ritual kelam yang mengubah Jepang menjadi arena penuh koloni kutukan. Ketegangan demi ketegangan terasa menuntun penonton pada gambaran baru dunia yang lebih gelap dari sebelumnya.
Lebih dari setengah durasi film diisi dengan recap Shibuya Incident. Adegan-adegan penting dari season 2 ditampilkan ulang dengan visual yang dipoles dan pencahayaan lebih dramatis. Pertarungan, tragedi, hingga transformasi karakter terasa lebih sinematik. Meski sebagian penonton mungkin merasa seperti menonton “Shibuya Incident Remastered”, bagian ini tetap menjadi hiburan utama bagi penggemar yang ingin merasakan kembali intensitas arc tersebut di layar besar.
Memasuki awal Culling Game, kualitas visual tampak meningkat signifikan. Efek energi kutukan, atmosfer kelam pasca tragedi, dan desain karakter tampil memukau. Sayangnya, karena hanya menyentuh permukaan, Culling Game terasa lebih seperti teaser panjang menuju season 3.
Fokus utama film sebenarnya masih terletak pada Itadori Extermination Arc, menggambarkan pergolakan dunia Jujutsu setelah Shibuya dan beban moral yang ditanggung Itadori. Film ini tentu sangat memuaskan bagi penggemar lama, namun jelas tidak ramah untuk penonton baru yang belum mengikuti seri sebelumnya.
Tayang sejak 3 Desember 2025, film ini menjadi pengalaman wajib bagi penggemar Jujutsu Kaisen yang ingin merasakan kembali tragedi Shibuya sekaligus melihat awal muram dari Culling Game di layar lebar.
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, SEMARANG- Drama aksi Sikandar yang dibintangi Salman Khan…
NYALANUSANTARA, MEDAN- Animasi Indonesia kembali menunjukkan taringnya lewat kehadiran…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang - 540 mahasiswa Universitas Negeri Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Kelas I Semarang turut…
NYALANUSANTARA, KUNMING- Baru-baru ini, 1,5 ton alpukat segar yang…
Episode keempat musim ketiga Jujutsu Kaisen adalah sebuah…
Di awal abad ke-20, seorang gadis Jepang penuh…
Border 2, sekuel dari film klasik karya J.P.…
Industri film horor Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya lewat…
Film Primate hadir tanpa ambisi berlebihan. Sejak awal,…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- PT Kawasaki Motor Indonesia resmi menghadirkan dua…
NYALANUSANTARA, BOGOR- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan…
Komentar