Tim Manakah di BRI Super League yang Paling Banyak Mainkan Pemain Muda U-23
NYALANUSANTARA, Jakarta— Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, BRI Super League 2025/26, telah memasuki pekan ke-11. Sejauh ini, terdapat tiga tim yang tercatat paling banyak memberikan menit bermain bagi pemain muda kategori U-23.
Ketiganya bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi benar-benar mengandalkan tenaga muda dalam skuad utama.
1. PSM Makassar
Tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur menjadi klub dengan menit bermain terbanyak untuk pemain U-23. Hingga pekan ke-10, total durasi bermain pemain muda PSM mencapai 1.447 menit. Pada laga terakhir kontra Persik Kediri, PSM menurunkan dua pemain muda sejak menit awal, yakni Ricky Pratama dan Ananda Raehan, dengan total 145 menit waktu bermain.
Ricky tampil selama 55 menit dan mencatatkan satu assist, sementara Ananda bermain penuh 90 menit lebih tambahan waktu. Gelandang bertahan tersebut menjadi figur penting dalam skema permainan *Pasukan Ramang*.
2. PSIM Yogyakarta
Sebagai tim promosi, PSIM Yogyakarta menunjukkan keberanian menurunkan pemain muda secara konsisten. Hingga pekan ke-10, Laskar Mataram mencatat 1.430 menit bermain untuk pemain U-23.
Dalam laga melawan Dewa United Banten FC, dua pemain muda, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana, tampil penuh selama 90 menit. Keduanya telah menjadi pilar utama sejak awal musim dan bahkan masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan SEA Games mendatang.
3. Bali United
Klub Bali United juga terus memberi kesempatan bagi pemain muda untuk tampil di kompetisi tertinggi nasional. Hingga pekan ke-10, total menit bermain pemain U-23 tim berjuluk Serdadu Tridatu mencapai 1.126 menit.
Dalam laga pekan lalu, Bali United menurunkan empat pemain U-23, yaitu Kadek Arel (kapten Timnas U-23), Jens Raven, Maouri Ananda Yves Ramli Simon, dan Rahmat Arjuna. Keempatnya menjadi bagian dari regenerasi skuat yang terus diperkuat pemain muda lokal.
Konsistensi ketiga klub ini menunjukkan komitmen nyata terhadap pengembangan pemain muda di kompetisi profesional. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi tim lain dalam membangun fondasi sepak bola nasional yang berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Jakaarta- BRI Super League 2025/26 berlangsung meriah…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Tiga pesepakbola asal Brasil yang berkompetisi…
Terkini
NYALANUSANTARA, Klaten - Sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan…
NYALANUSANTARA, Ungaran - Program TNI Manunggal Membangun Desa…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung – PT Jasa Raharja (Persero)…
Yogya – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang…
Semarang - Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Rapat Penyusunan…
Semarang - Kanwil Kemenkum Jateng menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan…
NYALANUSANTARA, Purbalingga— Penantian panjang warga Desa Kutabawa, Kecamatan…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan…
NYALANUSANTARA, Semarang — Yusuf Arkhan, siswa kelas 4…
NYALANUSANTARA, SEOUL- SM Entertainment mengumumkan bahwa tujuh anggota NCT…
NYALANUSANTARA, Salatiga - Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan…
Komentar