Tanam Chip dalam Otak: Ini Tanggapan Dosen Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan UNAIR

Tanam Chip dalam Otak: Ini Tanggapan Dosen Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan UNAIR

Rizki Putra Prastio Ssi MT, Dosen Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan UNAIR. Foto: ftmm.unair.ac.id

“Permasalahan yang timbul sehingga memerlukan penanaman cip di dalam otak adalah ketika orang ingin bergerak dan terdapat masalah dalam jalur komunikasinya. Sedangkan, sebenarnya otaknya masih hidup, tetapi impuls yang terdapat di otak tidak dapat menyampaikan komunikasi tersebut,” jelas Tio.

Namun, Tio juga mengakui adanya potensi dampak negatif dari penanaman cip tersebut. Salah satunya adalah potensi kendali eksternal terhadap gerakan tubuh manusia, yang dapat menimbulkan berbagai implikasi etis dan keamanan. Meskipun demikian, ia juga melihat tindakan Neuralink sebagai tanda kemajuan teknologi dan peradaban manusia.

Perubahan ini membawa kita pada pertanyaan mendalam tentang batas-batas antara manusia dan teknologi, serta dampak yang mungkin timbul dari penyatuan keduanya. Bagaimana perkembangan ini akan membentuk masa depan kita, hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.

“Hal ini merupakan tanda perubahan dunia, perkembangan ilmu pengetahuan yang mau tidak mau menyebabkan manusia harus mampu menghadapinya,” tutup Tio.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini