Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Kerja Sama dengan ITB Lewat Program Profesi Insinyur
NYALANUSANTARA, Bandung- PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing perusahaan, melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Tahun ini, Pertamina mengikutsertakan 419 perwira (karyawan) dari berbagai entitas bisnis untuk mengikuti program ini, yang diharapkan dapat melahirkan insinyur berkelas dunia yang siap menghadapi transformasi industri energi.
Program PSPPI ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi teknis, tetapi juga kepemimpinan dan profesionalisme perwira Pertamina. Program ini bertujuan untuk memperkuat keunggulan operasional bisnis yang ada dan mendorong inovasi dalam pengembangan bisnis baru, terutama dalam mendukung transisi energi dan pengembangan green energy.
Dalam acara pembukaan PSPPI di Gedung Sasana Budaya Ganesha ITB, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa Pertamina merupakan rumah bagi insinyur-insinyur yang telah membangun ketahanan energi Indonesia selama lebih dari enam dekade. “Melalui sinergi antara Pertamina dan ITB, kami menyiapkan insinyur yang unggul secara teknis, memiliki daya analisis yang kuat, etika profesional, serta kemampuan adaptif terhadap perubahan,” ujar Simon, dalam keterangan resminya, Kamis 15 Januari.
Simon menambahkan, penguatan kompetensi SDM adalah strategi utama perusahaan untuk menghadapi transformasi digital dan transisi energi yang sedang berlangsung.
Sementara itu, Direktur SDM Pertamina, Andy Arvianto, menyatakan bahwa pengembangan kompetensi SDM merupakan kunci keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional. "Pengembangan kompetensi melalui pendidikan profesi adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan setiap perwira memiliki akses yang luas untuk meningkatkan kapasitas diri agar tetap relevan dan profesional dalam menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang," jelas Andy.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, juga memberikan apresiasi terhadap program ini sebagai langkah nyata untuk membangun kualitas SDM unggul di sektor energi. "Program ini tidak hanya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, tetapi juga memastikan para insinyur Indonesia memiliki kompetensi teknis kelas dunia, wawasan global, karakter yang kuat, serta menjunjung tinggi etika profesi dan jati diri bangsa," ujarnya.
Program profesi insinyur ini dimulai pada 8 Januari 2026 dan akan berlangsung selama satu tahun, terdiri dari dua semester akademik. Melalui kolaborasi strategis dengan ITB, Pertamina berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi SDM secara berkelanjutan, menyiapkan talenta yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. Langkah ini juga menjadi bagian penting dari upaya Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi, dan memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan menghadapi tantangan masa depan industri energi yang terus berkembang.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Balikpapan— PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Anak usaha Pertamina di bidang energi…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng melaksanakan apel…
NYALANUSANTARA, Tangerang- Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan…
NYALANUSANTARA. Semarang - Sepanjang tahun 2025, PT KAI…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Menyambut Tahun Baru Imlek 2026 (2577…
NYALANUSANTARA, Gianyar– Bali United FC mengambil langkah terukur…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sukses meraih…
NYALANUSANTARA, Jakarta– Dua rekrutan anyar Persija Jakarta, Fajar…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, tampak…
NYALANUSANTARA, Garut - Kehadiran Jembatan Gantung di Desa…
NYALANUSANTARA, Jakarta– PT Pertamina (Persero) menguatkan komitmennya terhadap…
NYALANUSANTARA, Kebumen- Pemerintah Desa Bulurejo, Kecamatan Ayah, menggelar…
Komentar