Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi

Wealth Creation Performance: Pendekatan Baru CESGS UNAIR dalam Menilai Kepemimpinan Korporasi

Berangkat dari temuan tersebut, CESGS meneliti keterkaitan antara komposisi dewan direksi dan komisaris dengan perubahan nilai pasar perusahaan publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menghadirkan ukuran yang lebih objektif dalam menilai efektivitas kepemimpinan korporasi.

Data penelitian bersumber dari laporan tahunan perusahaan periode 2022–2024, mencakup kinerja keuangan, struktur kepemilikan, serta profil lengkap anggota dewan. Perubahan market capitalization dihitung dan ditelusuri hingga ke masing-masing anggota direksi dan komisaris.

CESGS kemudian membangun basis data terpadu yang menghubungkan perusahaan, nilai pasar, dan susunan kepemimpinan. Seluruh data tersebut dibersihkan, distandarisasi, dan dianalisis sehingga kontribusi setiap anggota dewan terhadap penciptaan nilai pemegang saham dapat terlihat secara lebih transparan. Hasilnya adalah laporan Wealth Creation Performance 2022–2024 yang memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja penciptaan kekayaan perusahaan.

Temuan dan Arah Pengembangan ke Depan

Hasil riset menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berorientasi keberlanjutan mampu menciptakan nilai yang lebih stabil dan menguntungkan dalam jangka panjang. Pemimpin dengan pendekatan ini mempertimbangkan dampak strategis terhadap pasar, lingkungan, serta para pemangku kepentingan.

Perusahaan yang mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis terbukti lebih mampu membangun kepercayaan investor dan menciptakan nilai secara efisien. Temuan ini selaras dengan berbagai riset sebelumnya mengenai pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja dan valuasi perusahaan.

CEO CESGS Universitas Airlangga, Prof Iman Harymawan PhD, menegaskan pentingnya peran pemimpin visioner dalam mendorong penciptaan nilai berkelanjutan.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini