Neo Gen Footwear Design Competition 2025: Ajang Nasional Temukan Bakat Muda Desain Alas KakiN

Neo Gen Footwear Design Competition 2025: Ajang Nasional Temukan Bakat Muda Desain Alas KakiN

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina bekerja sama dengan Outdoor Pro dan PT Mitra Alas Selaras (PT MAS) secara resmi mengumumkan pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025. Kompetisi desain alas kaki tingkat nasional ini menyasar pelajar pra-perguruan tinggi dan puncaknya digelar pada 27 Januari 2025, setelah melalui proses seleksi serta pembinaan yang menyeluruh.

Ajang ini mendapat sambutan luas dari siswa SMA dan SMK di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah pendaftar yang cukup besar secara nasional, panitia menyaring 15 finalis terbaik untuk melaju ke tahap akhir. Para finalis juga mengikuti workshop pengembangan desain alas kaki pada 25 Januari 2025, yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka mengenai proses perancangan produk footwear yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri.

Dekan Fakultas Industri Kreatif Universitas Paramadina sekaligus dosen Desain Produk, Hendriana Werdhaningsih, Ph.D, menilai kompetisi ini memiliki peran strategis dalam membuka akses bagi talenta muda yang kerap belum mendapatkan ruang yang memadai.

“Kompetisi ini penting sebagai wadah bagi talenta-talenta tersembunyi. Banyak pelajar yang sebenarnya memiliki potensi kreatif tinggi, tetapi sering kali hanya dianggap sebagai hobi. Padahal, itu adalah modal berharga. PT MAS juga memiliki keyakinan yang sama. Kami sudah hampir 20 tahun bermitra dan ini merupakan kali kedua lomba sejenis diselenggarakan. Dengan semakin besarnya perhatian pemerintah terhadap industri kreatif, kami berharap kegiatan ini bisa rutin diadakan setiap tahun,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Neo Gen Footwear Design Competition 2025, Tasyrif Adnan, M.Ds, menambahkan bahwa tujuan utama kompetisi ini tidak sekadar menentukan pemenang, melainkan membangun mental, keberanian, dan kesiapan peserta untuk terjun ke dunia desain profesional.

“Selain menjaring talenta baru di bidang desain alas kaki, kompetisi ini menjadi pintu awal bagi peserta untuk berani tampil dan berkompetisi secara kreatif. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut agar Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dapat berkontribusi nyata dalam melahirkan desainer unggul di masa depan,” jelasnya.

Adapun para pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025 adalah Zahara Mutiara Kasih dari SMA Negeri 1 Magelang sebagai Juara 1, disusul Zahra Arraya Sudharmawan dari SMA Bintang Mandiri School Jimbaran, Bali sebagai Juara 2, serta Karla Natasya Tandi Bua dari SMK Sahid Jakarta sebagai Juara 3.

Sementara itu, Juara Harapan 1 diraih Andara Ramadhina Wibowo dari SMK Budhi Warman II, Juara Harapan 2 oleh Muhammad Rizki Norulloh dari SMK Yapalis Krian, Jawa Timur, dan Juara Harapan 3 oleh Reyhan Febrian dari SMA Negeri 27 Kabupaten Tangerang. Penghargaan Juara Favorit kembali diraih oleh Zahra Arraya Sudharmawan dari SMA Bintang Mandiri School Jimbaran, Bali.

Sebagai peraih juara pertama, Zahara Mutiara Kasih mengaku keikutsertaannya berawal dari keinginan sederhana untuk mencoba dan menyalurkan minat di bidang seni visual.

“Ini pertama kalinya saya ikut lomba desain produk. Awalnya tidak berekspektasi tinggi, hanya ingin mengisi waktu luang saat class meeting, menambah pengalaman, dan mengukur kemampuan. Menggambar dan melukis adalah hobi saya, jadi saya pikir tidak ada ruginya mencoba,” ujarnya.

Zahara juga merasakan banyak manfaat dari kompetisi ini, terutama dalam memahami proses perancangan produk secara lebih komprehensif.

“Banyak hal yang saya dapatkan, mulai dari pengalaman, relasi baru, hingga pemahaman tentang bagaimana sebuah produk dirancang secara detail sampai bisa direalisasikan,” tambahnya.

Melalui Neo Gen Footwear Design Competition, Universitas Paramadina bersama mitra industri berharap dapat terus membangun ekosistem pendidikan desain yang aplikatif, selaras dengan kebutuhan industri, serta menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia profesional sejak usia dini.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini