LPPM Unwahas Semarang Sosialisasikan Kebijakan DIPA Penelitian dan Pengabdian 2026
“Pengabdian tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Harus ada keberlanjutan, pengukuran dampak, serta evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program,” jelasnya.
Sistem monitoring dan evaluasi (monev) tahun ini diperkuat dengan mekanisme pencatatan perkembangan kegiatan secara periodik, pemantauan capaian output dan outcome, serta penilaian langsung di lokasi pengabdian. Evaluasi dilakukan untuk mengkaji relevansi, efisiensi, efektivitas, dan dampak kegiatan sesuai tujuan yang telah ditetapkan dalam proposal.
Melalui kebijakan DIPA 2026 ini, Unwahas menegaskan langkah strategisnya dalam membangun ekosistem riset yang produktif, kolaboratif, dan berdaya saing. Dengan tata kelola yang semakin profesional dan orientasi pada hilirisasi inovasi, LPPM optimistis kontribusi akademisi Unwahas akan semakin signifikan dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.
Agenda sosialisasi ini sekaligus menjadi penanda bahwa Unwahas tidak hanya memperkuat kapasitas internal, tetapi juga meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan konsisten menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menegaskan komitmennya…
NYALANUSANTARA, Semarang - Rangkaian serah terima jabatan (sertijab)…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng bekerja sama…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus…
NYALANUSANTARA, Banyumas- Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Kesehatan…
NYALANUSANTARA, Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya…
NYALANUSANTARA, Jakarta - Sebagai tindak lanjut pembicaraan tingkat…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Pengiriman kendaraan dari pabrik ke dealer, atau…
NYALANUSANTARA, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak…
Film Thailand Gohan: Heart of Home mulai mencuri…
Komentar