Alumni UNAIR Jadi Rektor Universitas Kepanjen dan Dirikan Yayasan Peduli ODHA

Alumni UNAIR Jadi Rektor Universitas Kepanjen dan Dirikan Yayasan Peduli ODHA

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Universitas Airlangga (UNAIR) terus melahirkan alumni yang memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang. Salah satunya adalah Tri Nurhudi Sasono, lulusan program doktoral keperawatan dari Fakultas Keperawatan UNAIR yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Kepanjen Malang sekaligus pendiri Yayasan Cahaya Kasih Peduli (CAKAP) di Turen, Malang, yang bergerak dalam pendampingan orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Dorong Pendidikan di Daerah

Sebagai rektor, Tri berupaya memotivasi masyarakat di wilayah Kepanjen agar tetap menempuh pendidikan. Ia menilai kondisi ekonomi sering menjadi alasan utama rendahnya minat masyarakat untuk melanjutkan studi.

Menurutnya, banyak keluarga yang lebih memilih bekerja demi membantu perekonomian keluarga dibanding melanjutkan pendidikan. Karena itu, ia terus mendorong generasi muda agar tidak menyerah dalam mengejar pendidikan.

Dalam kepemimpinannya, Tri juga memperkenalkan prinsip KEREN, yakni Ketuhanan, Empati, Responsibility, Entrepreneur, dan Networking. Prinsip tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkembang dan menghadapi tantangan dunia kerja.

Ia menekankan bahwa nilai ketuhanan harus menjadi fondasi utama, yang kemudian diwujudkan dalam empati terhadap sesama, tanggung jawab, semangat kewirausahaan, serta kemampuan membangun jaringan.

Kepedulian terhadap ODHA


Editor: Lulu

Komentar

Terkini