Polemik Lele Marinasi Mentah dalam Program MBG, Dosen UNAIR Soroti Keamanan Pangan

Polemik Lele Marinasi Mentah dalam Program MBG, Dosen UNAIR Soroti Keamanan Pangan

Beberapa mikroorganisme yang dapat ditemukan pada ikan mentah antara lain Salmonella, Escherichia coli, serta Vibrio parahaemolyticus. Jika bakteri tersebut masuk ke tubuh melalui makanan yang terkontaminasi, seseorang dapat mengalami gangguan kesehatan seperti diare, mual, muntah, sakit perut, hingga demam.

Proses marinasi memang dapat membantu sedikit menghambat pertumbuhan bakteri karena adanya kandungan garam. Namun proses tersebut bukanlah sterilisasi, sehingga mikroorganisme masih dapat bertahan dan berkembang, terutama jika penyimpanan tidak dilakukan pada suhu dingin.

Perlu Evaluasi Menu Program MBG

Menurut Patmawati, dalam program MBG sebaiknya produk ikan disajikan dalam bentuk siap konsumsi agar lebih aman dan praktis bagi siswa. Selain itu, ikan juga dapat diolah menjadi produk lain yang lebih stabil selama distribusi, seperti nugget ikan, bakso ikan, atau pepes ikan.

Ia menilai bentuk olahan tersebut tetap memiliki nilai gizi tinggi sekaligus lebih mudah diterima oleh siswa. Jika bahan pangan mentah tetap diberikan, maka perlu disertai informasi yang jelas mengenai cara penyimpanan dan pengolahan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap standar operasional program, pengawasan kualitas makanan, serta edukasi kepada penerima manfaat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tetap mampu mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan asupan gizi siswa secara aman dan berkelanjutan.


Editor: Lulu

Komentar

Terkini