Merdeka Belajar Beri Kesempatan Eksploratif dalam Menstimulus Kreativitas Murid di Pendidikan Vokasi

Merdeka Belajar Beri Kesempatan Eksploratif dalam Menstimulus Kreativitas Murid di Pendidikan Vokasi

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Indra berharap, para muridnya tidak hanya menjadi tenaga kerja di sebuah pabrik, tetapi juga bisa menjadi individu yang memiliki pengetahuan lebih dan siap untuk berkompetisi.

"Mereka bisa menjadi wirausahawan yang bukan hanya sekadar jahit menjahit. Mereka bisa memiliki kesempatan untuk dapat berkarya dan siap untuk berkompetisi, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah global," ujar Indra. 

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Indra merupakan hasil aksi yang diharapkan dari Merdeka Belajar terhadap para pendidik. 

"Hal ini sesuai dengan peluncurannya Merdeka Belajar episode ke-15: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, di mana kami (Kemendikbudristek) memberikan wewenang kepada sekolah dalam mengembangkan dan mengelola kurikulum serta pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik. Selain itu, pendidik, dalam hal ini guru, juga dapat mengajar sesuai tahapan capaian dan perkembangan dari setiap peserta didik, sehingga pendidik dan peserta didik akan lebih merdeka," ujar Kiki. 

Selain itu, kebijakan Merdeka Belajar ini juga memberikan kesempatan untuk menciptakan kurikulum yang lebih relevan dan interaktif. Kebijakan ini juga memberikan kesempatan pembelajaran yang lebih luas kepada peserta didik secara aktif dan eksploratif terhadap isu-isu aktual, sehingga dapat mendukung pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. 

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menjadikan Merdeka Belajar sebagai solusi dalam menghadapi berbagai tantangan dan memberikan bekal pengetahuan serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan DUDI, salah satunya di industri mode. 

"Oleh karena itu, kami (Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi) terus meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan dunia industri, termasuk industri mode yang terus berkembang setiap waktunya di Indonesia," tambah Kiki. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini