Himpaudi Perjuangkan Kesejahteraan Guru PAUD di Batang, Dorong Masuk Dapodik

Himpaudi Perjuangkan Kesejahteraan Guru PAUD di Batang, Dorong Masuk Dapodik

NYALANUSANTARA, Batang – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) berupaya meningkatkan kesejahteraan serta kompetensi guru PAUD di Kabupaten Batang. 

Salah satu langkah utamanya adalah mendorong para guru agar terdata dalam *Data Pokok Pendidikan* (Dapodik), yang membuka peluang insentif daerah maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS).  

Ketua Umum Pengurus Pusat Himpaudi, Betti Nuraini, menyebutkan bahwa dari 875 guru PAUD di Kabupaten Batang, baru 632 yang terdata di Dapodik. 

Namun, hanya 50 persen yang menerima Bantuan Operasional Daerah (Bosda), sedangkan 243 lainnya masih belum masuk data.  

“Guru PAUD dengan ijazah SMA sebenarnya bisa masuk Dapodik, meskipun ada persyaratan khusus di beberapa daerah. Kami berupaya agar guru yang berijazah SMA atau S1 non-linier bisa tetap terdata,” ujar Betti saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (16/12/2024).  

Menurut Betti, insentif Bosda yang diterima guru PAUD juga bervariasi berdasarkan masa kerja. 

“Guru dengan masa kerja 10 tahun ke atas bisa mendapatkan Bosda sebesar Rp300 ribu, sedangkan di bawah 10 tahun hanya berkisar Rp250 ribu hingga Rp275 ribu,” tambahnya.  


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini