Di Universitas Paramadina, Rosan Roeslani Tekankan Pentingnya Investasi Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Di Universitas Paramadina, Rosan Roeslani Tekankan Pentingnya Investasi Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Dalam orasinya, Rosan juga menyoroti tantangan serius kualitas tenaga kerja Indonesia. Dari 140 juta angkatan kerja, sebanyak 36% hanya berpendidikan SD, bahkan 24% di antaranya tidak menyelesaikan pendidikan dasar. “Ini adalah tantangan besar bangsa,” tegasnya. 

Karena itu, Danantara memiliki misi ganda: menciptakan lapangan kerja yang berkualitas sekaligus meraih keuntungan yang berkelanjutan.

Rosan menambahkan setiap tahun ada 2 juta bayi lahir di Indonesia. "Kita harus mulai sekarang untuk memastikan sebagian besar dari mereka kelak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujarnya. 

Ia juga menegaskan bahwa 80% portofolio investasi Danantara akan difokuskan di dalam negeri, sementara 20% akan diarahkan ke luar negeri. Dalam lima tahun, strategi ini diperkirakan dapat menghasilkan pendapatan sebesar USD 135 juta.

Investasi, menurut Rosan, bukan hanya soal menanam modal, tetapi juga tentang menciptakan nilai tambah dan efisiensi, terutama bagi BUMN yang selama ini belum optimal. "Danantara akan menjadi jembatan untuk meningkatkan kepercayaan investor asing. Dengan dana yang kami miliki, kami bisa leverage investasi menjadi 4 hingga 5 kali lipat dari jumlah awal,” jelasnya.

Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. dan dimoderatori oleh Wijayanto Samirin, MPP. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan para pemimpin bangsa ke tengah mahasiswa dan dosen sebagai inspirasi kepemimpinan berbasis aksi.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini