Sekolah Kemitraan Gubernur Luthfi, Buat Api Semangat Belajar Si Kembar Kembali Berkobar

Sekolah Kemitraan Gubernur Luthfi, Buat Api Semangat Belajar Si Kembar Kembali Berkobar

NYALANUSANTARA, Kendal- Di sebuah rumah sederhana di sudut gang kecil Desa Truko RT 3 RW 6 Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tinggal dua gadis kembar yang penuh semangat untuk belajar, putri pasangan Rohmat dan Hidayah. Mereka adalah Fitriyatul Lutfiyah dan Tazkiyatul Lutfiyah.

Sejak lulus SD, si kembar, begitu mereka karib disapa, melanjutkan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah sekaligus mempertebal ilmu agama di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Kangkung. Tiga tahun berlalu, Fitri dan Tazki kini telah lulus dari MTs, dan ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Kami saat ini mondok (Pondok Pesantren) dan sudah lulus MTs. Kami terus ingin melanjutkan sekolah yang lebih lagi,” kata Fitri, saat ditemui di rumahnya, baru-baru ini.

Namun, keinginan untuk terus bersekolah itu terkendala kondisi ekonomi keluarga. Ayah mereka hanya buruh tani, yang penghasilannya tak menentu mengikuti musim. Sedangkan sang ibu, setiap pagi mengayuh sepeda onthel, menjajakan sayuran dan jajan tradisional dari kampung ke kampung.

“Kami menyadari, hidup kami sederhana. Bapak buruh tani dan ibu jualan keliling,” lanjut Fitri.

Hingga pada suatu hari, harapan itu datang lewat program Sekolah Kemitraan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Program itu menjembatani siswa dari keluarga tidak mampu, untuk melanjutkan sekolah menengah dengan dukungan penuh dari pemerintah.

Siswa kurang mampu yang tidak diterima di sekolah negeri, berkesempatan menempuh pendidikan di sekolah swasta gratis, dengan pembiayaan dari pemerintah. 


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini