LLDIKTI Wilayah VI Helat Diskusi Nasional Pemutakhiran Organisasi dan Tata Laksana

LLDIKTI Wilayah VI Helat Diskusi Nasional Pemutakhiran Organisasi dan Tata Laksana

“Bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi memastikan perguruan tinggi memiliki pemahaman yang sama, adaptif, dan berkomitmen terhadap penjaminan mutu," katanya, Minggu (21/9).

Ia juga meminta LLDIKTI aktif melakukan sosialisasi regulasi baru agar tidak menimbulkan multitafsir di lapangan.

Sesi berikutnya menghadirkan Setdijen Diktisaintek Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU, yang memaparkan desain program Dirjen Sains dan Teknologi, termasuk penguatan literasi sains, pengembangan Sekolah Unggul Garuda, dan program beasiswa Garuda untuk mencetak talenta saintis kelas dunia. Sementara itu, Kabiro OSDM Setditjen Kemendiktisaintek Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H. menjelaskan tata kelola jabatan fungsional dan pentingnya peta jabatan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan LLDIKTI.

Kolaborasi Digitalisasi: Replikasi SiBraja

Sebagai penutup, forum mencatat momen penting berupa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara LLDIKTI Wilayah XIII Aceh dengan LLDIKTI Wilayah VI terkait replikasi sistem digital “SiBraja”. Sistem pionir besutan LLDIKTI VI ini telah diakui seluruh LLDIKTI sebagai model unggulan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan.

Replikasi SiBraja menjadi bukti nyata komitmen LLDIKTI untuk menghadirkan inovasi digital yang memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi layanan pendidikan tinggi.

Dengan berakhirnya rangkaian diskusi dua hari ini, LLDIKTI se-Indonesia meneguhkan komitmen kolektif untuk memperkuat tata kelola organisasi, memperluas inovasi digital, serta meningkatkan mutu perguruan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini