Dubes Inggris Bertemu Gubernur Luthfi Bahas Kerja Sama Berbagai Bidang

Dubes Inggris Bertemu Gubernur Luthfi Bahas Kerja Sama Berbagai Bidang

Terkait industri hijau ini, Inggris sangat tertarik dengan program Rengganis Pintar (Revitalisasi Green Industry sebagai Strategi Peningkatan Ekspor) yang digagas oleh Pemprov Jateng. 

"Tentu saja juga bagaimana mengelola sampah. Kesempatan bertemu dengan pemangku kepentingan di Jawa Tengah ini, untuk memperdalam kemitraan antara Inggris dan Jawa Tengah demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera," ujarnya.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, kunjungan dari Duta Besar Inggris  merupakan kebanggaan bagi Jawa Tengah. Beberapa hal yang dibahas tersebut, akan ditindaklanjuti secara mendalam oleh dinas-dinas terkait.

Di antaranya terkait dengan ekonomi hijau, kemudian transportasi di Jawa Tengah yang perlu adanya dry port terkait konektivitas logistik, yang akan dipusatkan di Batang. Selanjutnya adalah beasiswa dan pertukaran mahasiswa, di mana Dubes Inggris juga akan mengunjungi beberapa kampus di Jawa Tengah. Salah satunya Universitas Diponegoro.

"Tidak kalah pentingnya adalah terkait sampah yang nanti sampah regional atau RDF yang akan kita bahas. Nanti beliau akan menurunkan tim untuk penelitian sampah plastik di Semarang," tuturnya

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menawarkan terkait potensi investasi tambak nila salin di wilayah pesisir. Setidaknya ada 72 hektare yang siap untuk budidaya nila salin.

Selain itu, ia juga menawarkan potensi pariwisata dan budaya Jawa Tengah, yang  memiliki sekitar 1.000 desa wisata dan destinasi wisata lain, seperti Karimunjawa, Borobudur, dan sebagainya.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini