Pertamina Peduli Bantu Air Bersih dan Layanan Kesehatan untuk Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

Pertamina Peduli Bantu Air Bersih dan Layanan Kesehatan untuk Penyintas Bencana di Aceh Tamiang

NYALANUSANTARA, Aceh Tamiang– Dua pekan pascabencana, warga Kabupaten Aceh Tamiang menghadapi masalah besar terkait keterbatasan akses terhadap air bersih. Banyak sumber air yang tercemar lumpur, membuatnya tidak layak untuk konsumsi maupun kebutuhan sanitasi. Namun, bantuan kemanusiaan dari Pertamina Peduli membawa harapan baru bagi mereka, dengan menyalurkan air bersih secara rutin setiap dua hari sekali.

Salah satu warga yang merasakan manfaat langsung adalah Yanti, warga Kebun Tanah Kerban, Kecamatan Karang Baru. Sebelumnya, Yanti dan keluarganya terpaksa mengandalkan air parit bercampur lumpur untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, sejak Pertamina Peduli menyalurkan air bersih, Yanti kini bisa kembali mengakses air layak konsumsi.

"Sangat membantulah air bersih ini. Sebelumnya kami pakai air parit. Air ini baru masuk sekitar dua minggu setelah kejadian, dan kami benar-benar terbantu," ujar Yanti.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Putera, warga setempat lainnya. Sebelum bantuan datang, ia menggambarkan kondisi air sebagai sangat memprihatinkan, dengan air parit yang bercampur lumpur harus disaring terlebih dahulu. Meskipun kualitasnya jauh dari layak, ia dan warga setempat tidak punya pilihan lain.

“Kalau kami menyebut air parit itu air cappuccino, karena warnanya seperti cappuccino. Tapi mau bagaimana lagi. Begitu Pertamina kasih air masuk, alhamdulillah, sekarang sudah bisa digunakan untuk semua keperluan. Kami sangat bersyukur,” ungkap Putera.

Pertamina Salurkan 1,7 Juta Liter Air Bersih
VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama Pertamina Peduli setelah bencana. Sejak 4 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Pertamina telah menyalurkan sekitar 1,7 juta liter air bersih kepada warga Aceh Tamiang. Distribusi dilakukan menggunakan 191 unit mobil tangki yang berkeliling ke berbagai wilayah di Aceh Tamiang.

"Selain pendistribusian air bersih secara periodik selama masa transisi darurat, Pertamina juga secara bertahap melakukan pemulihan sumber air warga," tambah Muhammad Baron, dalam keterangan resminya, Minggu 4 Januari.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini