Penuh Kasih dan Kebersamaan, Lapas Semarang Gelar Perayaan Natal Bersama
NYALANUSANTARA, Semarang — Lapas Kelas I Semarang menggelar Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 sebagai bagian dari pembinaan kerohanian bagi para napi nasrani, Sabtu (10/1). Kegiatan yang berlangsung di Graha Pancasila Lapas Kelas I Semarang ini diikuti ratusan peserta dengan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.
Perayaan Natal ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta memperkuat pembinaan kerohanian warga binaan, sekaligus menanamkan nilai kasih, toleransi, dan kedamaian sebagai bekal dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas I Semarang beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional, tim pelayan rohani, perwakilan panti asuhan, keluarga warga binaan, serta warga binaan Kristiani.
Tercatat sebanyak 112 warga binaan Kristiani, 135 anggota keluarga warga binaan, 88 orang tim pelayan rohani, serta 10 anak dari Panti Asuhan Wikrama Putra Semarang turut hadir memeriahkan perayaan Natal bersama tersebut.
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal bersama ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkeadilan bagi seluruh warga binaan.
“Perayaan Natal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, menumbuhkan harapan, serta membangun semangat kebersamaan. Kami ingin warga binaan merasakan bahwa negara hadir memberikan pembinaan dan ruang untuk terus memperbaiki diri,” ujar Ahmad Tohari.
Selain ibadah dan perayaan bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian tali asih kepada Panti Asuhan Wikrama Putra Semarang sebagai bentuk kepedulian sosial. Suasana semakin hangat dengan kehadiran bintang tamu komika Mongol, yang menyampaikan pesan motivasi kepada warga binaan agar mampu memaknai masa lalu sebagai pembelajaran dan menatap masa depan dengan lebih baik.
Menutup rangkaian kegiatan, Kalapas menyampaikan harapannya agar nilai-nilai Natal yang dirayakan dapat menjadi kekuatan bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
“Kami berharap semangat kasih, toleransi, dan kedamaian yang dirasakan hari ini dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga warga binaan mampu menjalani pembinaan dengan penuh kesadaran dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Holy
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang – Pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil,…
NYALANUSANTARA, Semarang – Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang…
NYALANUSANTARA, Jepara- Pemain muda Persijap Jepara, Dicky Kurniawan,…
NYALANUSANTARA, Purworejo – Kantor SAR Cilacap melaksanakan operasi…
NYALANUSANTARA, Surakarta – Kanwil Kemenkum Jateng bersama Balai…
NYALANUSANTARA, Yogyakarta- Pemain PSIM Yogyakarta, Reva Adi Utama,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, bekerja sama…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Output industri di China mencatat pertumbuhan 6,1…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
Komentar