Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas

Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas

NYALANUSANTARA, JEMBER- Dua pria yang masih memiliki hubungan keluarga terlibat carok di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Peristiwa yang diduga dipicu perselisihan batas tanah tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Camat Kalisat, Nuryadi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban diketahui bernama Sumarsono (52), sementara pelaku adalah Buradi (68). Keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero.

Menurut keterangan warga, konflik bermula dari perselisihan mengenai batas tanah milik kedua pihak. Ketegangan sempat memuncak pada Sabtu malam (24/1/2026), ketika keduanya bersitegang sambil membawa senjata tajam. Warga setempat kemudian melerai dan sempat disepakati penyelesaian secara damai melalui kantor desa.

Namun, upaya mediasi tersebut tidak sempat terlaksana. Pada Senin pagi, konflik kembali pecah dan berujung carok.

Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati, menjelaskan bahwa saat kejadian korban tengah menyapu halaman rumahnya. Pelaku datang dan langsung menyerang menggunakan sabit. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke rumah ketua RW setempat untuk meminta pertolongan.

Pelaku tetap mengejar korban hingga ke halaman rumah tersebut. Upaya warga untuk melerai sempat dilakukan, namun korban kembali terjatuh saat mencoba melarikan diri. Pada saat itulah korban mengalami luka serius di bagian perut.

Warga akhirnya berhasil mengamankan senjata tajam yang digunakan pelaku dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Kalisat untuk menjalani proses hukum. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Soebandi Jember, namun nyawanya tidak tertolong.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini