Wabup Cilacap Harapkan GOW Jadi Garda Terdepan Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan
NYALANUSANTARA, Cilacap– Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mendorong Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Cilacap untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan. Hal ini disampaikan dalam acara Pengukuhan Pengurus GOW Kabupaten Cilacap Periode 2026-2030 dan Peringatan Hari Ulang Tahun GOW ke-64 yang digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Selasa, 10 Februari 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, Ketua Organisasi-Organisasi Wanita di Kabupaten Cilacap, serta Ketua DWP Kabupaten Cilacap. Dalam kesempatan ini, Ketua Panitia Penyelenggara, Ratih Setyowati Yuyung dari Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Cilacap, melaporkan bahwa tujuan pembentukan kepengurusan baru adalah untuk meningkatkan peran dan kontribusi organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.
"Tujuan GOW adalah untuk pemberdayaan perempuan, peningkatan peran mereka dalam masyarakat, serta mendorong kesetaraan gender. Kami ingin agar perempuan lebih banyak terlibat dalam pembangunan daerah dan pengambilan keputusan," jelas Ratih.
Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dewan Penasehat GOW Kabupaten Cilacap, Ira Tanti Syamsul Auliya Rachman, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Ibu Rowakhidah yang terpilih kembali menjadi Ketua GOW. Ia berharap GOW dapat meningkatkan kolaborasi dengan seluruh organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah.
"Harapannya, lima tahun ke depan, kita bisa memperkuat kolaborasi dan bermitra dengan pemerintah sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati. Kami, sebagai organisasi wanita, siap berkontribusi dalam setiap kebijakan pemerintah untuk kemajuan Kabupaten Cilacap," ujar Ira.
Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, yang juga hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa pengurus baru GOW memikul tanggung jawab besar untuk memberdayakan perempuan. Ia mengungkapkan bahwa GOW bukan hanya ruang konsolidasi, tetapi juga motor penggerak program yang menyentuh langsung kepentingan keluarga, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
“Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, peran organisasi perempuan harus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan sosial dan perkembangan teknologi,” ungkap Ammy.
Editor: Redaksi
Terkait
NYALANUSANTARA, Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap menerima bantuan…
NYALANUSANTARA, Cilacap— Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi meluncurkan Kawasan…
Terkini
NYALAUSANTARA, MILAN- Atlet seluncur indah Amerika Serikat, Alysa Liu,…
NYALANUSANTARA, Karanganyar – Astra Motor Jateng kembali menggelar…
Industri film horor Tanah Air kembali diramaikan dengan…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Ramadhan tiba dan umat Islam di dunia…
NYALANUSANTARA, Semarang – Universitas Wahid Hasyim atau Unwahas…
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Dari sorotan panggung Gala Festival Musim Semi…
NYALANUSANTARA, Grobogan – Upaya tim SAR Gabungan mencari…
NYALANUSANTARA, Yogya - Menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026…
NYALANUSANTARA, Semarang- Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT)…
NYALANUSANTARA, Kupang - Kementerian Hukum meresmikan pembentukan Pos…
NYALANUSATARA, Kulon Progo- Kabupaten Kulon Progo semakin mempertegas…
Komentar