Disperindagkop Batang Kerja Sama dengan Bulog untuk Stabilkan Harga Beras
berita.batangkab.go.id
NYALANUSANTARA, Batang - Dalam menghadapi lonjakan harga beras beberapa waktu lalu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kabupaten Batang berkolaborasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat untuk mengamankan pasokan dan harga beras. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran lokal.
Sebanyak 28 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional utama.
Distribusi tersebut meliputi Pasar Batang dengan alokasi 10,5 ton, Pasar Limpung sebesar 5 ton yang dilakukan secara bertahap, dan Pasar Bawang dengan alokasi 12,5 ton.
Mursiti, Kepala Bidang Analisis Perdagangan Disperindagkop dan UKM Batang, menegaskan bahwa stok beras SPHP di pasar-pasar tradisional masih dalam kondisi aman.
"Masyarakat dapat membeli beras SPHP ini dengan harga stabil, yakni Rp55 ribu untuk setiap lima kilogram. Ini menjadi alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan harga beras jenis medium yang saat ini berkisar Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogramnya," ungkap Mursiti.
Kendati demikian, terdapat ketidakmerataan dalam ketersediaan stok beras jenis medium di pasaran, yang disebabkan oleh faktor panen yang tidak serentak dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadan Idulfitri, Disperindagkop bersama instansi terkait berencana untuk menyelenggarakan Operasi Pasar Murah.
Namun, Mursiti menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras di pasar tradisional masih mencukupi.
Pedagang beras di pasar juga mengonfirmasi penerimaan stok beras SPHP dari Bulog. Andi, salah satu pedagang beras, mengungkapkan bahwa setiap pedagang diberikan stok sebesar tiga hingga lima kuintal.
"Kami diwajibkan untuk menjual beras ini dengan harga maksimal Rp55 ribu per lima kilogram," tambahnya.
Wasi'i, pedagang beras lainnya, juga menyatakan bahwa kiosnya telah menerima pengiriman beras SPHP sebanyak lima kuintal. Hal ini menunjukkan ketersediaan beras SPHP di pasaran lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.
Editor: Admin
Terkait
NYALANUSANTARA, Batang - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, telah…
NYALANUSANTARA, Semarang - Proses pemungutan suara di Kota…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Para Dirjen di Kementerian Agama (Kemenag)…
Terkini
NYALANUSANTARA, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Xiaomi Indonesia resmi menghadirkan Mijia Refrigerator…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Bagi banyak traveller Indonesia, Australia identik…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar…
NYALANUSANTARA, Jakarta- Festival musik jazz terbesar di Indonesia…
NYALANUSANTARA, Demak– Kepungan air pasang (rob) yang rutin…
NYALANUSANTARA, Kudus– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan,…
NYALANUSANTARA, Kudus– Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Gubernur…
Film Korea We, Everyday akhirnya resmi dirilis pada…
NYALANUSANTARA, Sukoharjo– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)…
NYALANUSANTARA, KARANGAYAR- Film Korea terbaru Number One resmi tayang…
Komentar