Keterlambatan Distribusi Gas Elpiji di Batang Molor Akibat Cuaca Ekstrem

Keterlambatan Distribusi Gas Elpiji di Batang Molor Akibat Cuaca Ekstrem

berita.batangkab.go.id

NYALANUSANTARA, Batang - Musim hujan yang melanda Kabupaten Batang selama seminggu telah menimbulkan dampak pada distribusi gas elpiji subsidi berukuran tiga kilogram ke pangkalan, menyebabkan keterlambatan bagi masyarakat dalam mendapatkan pasokan gas tersebut.

Gian Fajri, seorang pengelola pangkalan elpiji di daerah tersebut, mengakui bahwa gas elpiji berukuran tiga kilogram sempat terlambat dalam pengirimannya kepada konsumen pekan lalu.

Dia menambahkan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh cuaca ekstrem, dengan hujan lebat dan badai yang melanda wilayah Batang.

Meskipun terjadi keterlambatan selama dua hari, Fajri menyatakan bahwa situasi telah kembali normal setelahnya. Untungnya, konsumen tidak terlalu terpengaruh karena masih memiliki stok gas yang mencukupi.

Sementara itu, Sandi, pengelola pangkalan elpiji di Klidang Lor, mengonfirmasi bahwa stok gas elpiji tiga kilogram masih aman bahkan melimpah. Hal ini dikarenakan sisa stok dari bulan sebelumnya belum habis.

Pangkalan ini memiliki stok hingga 600 tabung gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Klidang Lor dan Karangasem.

Hingga saat ini, harga gas elpiji tiga kilogram yang dijual kepada konsumen tetap stabil, sekitar Rp18 ribu per tabung.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini