Gunung Marapi Kembali Erupsi, Penerbangan Dibatalkan dan Bandara Tutup Sementara

Gunung Marapi Kembali Erupsi, Penerbangan Dibatalkan dan Bandara Tutup Sementara

NYALANUSANTARA, Jakarta - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan serangkaian erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas ini sebagai yang cukup signifikan.

Erupsi yang terjadi pada Rabu (27/3) tercatat mencapai lima letusan dan 13 hembusan, dengan letusan pertama terjadi pada pukul 00.13 WIB dini hari. 

Tinggi kolom abu dari erupsi mencapai 1.500 meter di atas puncak gunung. Pada Kamis (28/3), aktivitas gunung Marapi melanjutkan dengan satu letusan dan 51 hembusan. 

Letusan tersebut disertai dengan suara gemuruh dan hujan abu tipis di beberapa wilayah sekitar gunung, seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kota Bukittinggi.

PVMBG telah meningkatkan tingkat siaga Gunung Marapi menjadi Level III. Dampak dari erupsi ini menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan, dengan Bandara Minangkabau mengeluarkan pemberitahuan untuk menutup sementara operasionalnya sejak pukul 10.21 WIB.

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan akibat erupsi, masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari PVMBG. 

Masyarakat diminta untuk tidak memasuki wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi Gunung Marapi, yang dikenal sebagai Kawah Verbeek.


Editor: Admin

Komentar

Terkini